Advertorial

DPRD Samarinda

Teras Samarinda Tahap III Masih Menunggu Prioritas Anggaran, DPRD Belum Beri Kepastian

Sabtu, 27 Juni 2026 20:55

PEMBANGUNAN - Teras Samarinda (Foto: IST)

ARUSBAWAH.CO - Kelanjutan pembangunan Teras Samarinda Tahap III pada tahun anggaran 2027 belum dapat dipastikan. DPRD Kota Samarinda menyatakan keputusan mengenai proyek tersebut baru akan diambil setelah kemampuan keuangan daerah dan skala prioritas pembangunan dibahas dalam penyusunan APBD 2027. 

Anggota Komisi III DPRD Samarinda, Abdul Rohim, mengatakan pembahasan APBD 2027 masih berada pada tahap awal. 

Saat ini, DPRD masih memfokuskan pembahasan pada Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2025 serta dokumen Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) yang menjadi dasar penyusunan program tahun berikutnya.

"Kami akan melihat terlebih dahulu kemampuan fiskal daerah sebelum menentukan prioritas anggaran," ujar Abdul Rohim.

Ia menjelaskan, setiap rencana pembangunan infrastruktur harus disesuaikan dengan kondisi fiskal daerah agar tidak membebani keuangan pemerintah. 

Menurutnya, DPRD akan lebih dahulu memprioritaskan program yang berkaitan langsung dengan kebutuhan dasar masyarakat.

Abdul Rohim menegaskan sektor pendidikan, kesehatan, infrastruktur dasar, hingga pengendalian banjir tetap menjadi fokus utama dalam penyusunan anggaran daerah. 

Setelah kebutuhan tersebut terpenuhi, barulah ruang fiskal dapat digunakan untuk mendukung pembangunan infrastruktur lainnya, termasuk Teras Samarinda Tahap III.

"Kalau kebutuhan dasar masyarakat masih banyak yang harus dipenuhi, tentu itu yang didahulukan. Setelah itu baru melihat ruang fiskal untuk pembangunan infrastruktur lainnya," jelas Abdul Rohim.

Ia menambahkan, keputusan mengenai alokasi anggaran bagi Teras Samarinda Tahap III juga akan mempertimbangkan usulan Pemerintah Kota Samarinda serta hasil pembahasan bersama antara eksekutif dan legislatif.

Sebagai informasi, Teras Samarinda merupakan proyek penataan kawasan tepian Sungai Mahakam yang dirancang sebagai ruang publik modern sekaligus kawasan hijau dengan target panjang mencapai sekitar 6,3 kilometer. 

Program ini menjadi bagian dari rencana besar penataan kawasan tepian sungai yang diinisiasi Wali Kota Samarinda, Andi Harun.

Tahap pertama pembangunan dimulai pada tahun anggaran 2023 dengan lokasi di sepanjang Jalan Gajah Mada, mulai dari depan Kantor Gubernur Kalimantan Timur hingga kawasan Bank Tabungan Negara (BTN). 

Kawasan tersebut resmi dibuka untuk masyarakat pada 9 September 2024 dengan berbagai fasilitas seperti jalur pedestrian sepanjang sekitar 500 meter, amfiteater terbuka, area bagi pelaku UMKM digital, serta ruang terbuka hijau.

Selanjutnya, pembangunan Tahap II diteruskan dari Jalan Gajah Mada menuju kawasan Pelindo di Jalan Yos Sudarso. 

Pekerjaan dibagi ke dalam empat segmen dan progres konstruksinya berlangsung sepanjang akhir 2025 hingga awal 2026.

Sementara itu, Tahap III direncanakan mencakup kawasan Teluk Lerong yang diproyeksikan menjadi zona ruang keluarga sekaligus area galeri. 

Namun hingga Juni 2026, kelanjutan proyek pada tahun anggaran 2027 masih menunggu hasil pembahasan kemampuan APBD serta penetapan prioritas pembangunan daerah oleh DPRD dan Pemerintah Kota Samarinda. (adv/naa)

Tag

MORE