Arus Publik

Temuan Pansus LKPJ di PPU Paser: Dari Gedung Sekolah Mangkrak hingga Asrama Belum Termanfaatkan

Selasa, 5 Mei 2026 16:7

WAWANCARA - Wakil Ketua III DPRD Kaltim, Yenni Eviliana/Arusbawah.co

ARUSBAWAH.CO -  Wakil Ketua III DPRD Kalimantan Timur, Yenni Eviliana, mengungkapkan temuan awal Panitia Khusus (Pansus) Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) setelah melakukan peninjauan lapangan atau uji petik di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) dan Kabupaten Paser.

Dari hasil turun lapangan, Pansus LKPJ menemukan sejumlah proyek pendidikan bermasalah, mulai dari pembangunan SMKN 1 PPU yang baru mencapai sekitar 70 persen, proyek SMKN 3 Long Ikis yang mangkrak akibat kontraktor gagal menyelesaikan pekerjaan hingga membuat siswa terpaksa menumpang di sekolah lain.

Ada pula pembangunan SMAN 2 Paser yang masih terganjal sengketa lahan, hingga lemahnya perencanaan pada asrama SMKN 3 PPU yang belum dapat dimanfaatkan secara optimal.

Menurut Yenni, persoalan mendasar pada aspek perencanaan proyek, yang berdampak langsung pada kualitas dan kebermanfaatan pembangunan.

“Saya ikut uji petik baru di dua kabupaten, karena itu zona dapil saya, Paser dan PPU. Yang saya lihat memang ada kekurangan di perencanaan,” ujarnya saat diwawancarai usai Rapat Paripurna ke-7 DPRD Kaltim, Senin (4/5/2026).

Temuan Uji Petik: Asrama SMK Tak Bisa Digunakan

Salah satu temuan yang menjadi sorotan adalah pembangunan asrama putri di SMKN 3 PPU yang terletak di Kecamatan Babulu, PPU.

Meski bangunan tersebut telah rampung dengan anggaran mencapai Rp4,5 miliar, fasilitas itu justru belum bisa difungsikan.

Menurut Yenni, kondisi fisik bangunan menunjukkan adanya kelemahan serius, terutama pada bagian atap yang tidak mampu menahan air saat hujan.

“Bangunannya sudah jadi, kamar-kamarnya sudah ada. Tapi kalau hujan, air masuk dari atas. Jadi tidak bisa digunakan,” jelasnya.

Ia menilai, kondisi tersebut menunjukkan lemahnya perencanaan sejak awal, yang seharusnya sudah mempertimbangkan aspek teknis dan keberlanjutan penggunaan bangunan.

Tag

MORE