Namun Ratnawati tegas membantah tudingan bahwa anaknya terlibat dalam kejadian tragis 2021 yang menewaskan Jumriansyah (39).
Ratnawati menyatakan 4 orang pelaku dalam kasus pembunuhan 2021 silam sudah ditangkap dan dihukum oleh pengadilan.
“Dendam yang mana? Itu yang saya tanyakan. Anak saya bukan pelaku. Kenapa harus dia yang dihukum mati di jalan? Apa karena gosip? Karena asumsi?” serunya dengan mata sembab.
“Saya meminta keadilan. Anak saya dibunuh tanpa kesalahan. Nyawa dia direnggut begitu saja.” kata Ratnawati.
Sambil menangis tersedu, Ratnawati mengutuk keras penyebaran foto-foto jenazah Dedy yang sempat viral di TikTok dan media sosial.
Ia merasa keluarga mereka telah dipermalukan dalam kondisi sedang berduka, bahkan dituduh sedang bersandiwara.
“Dimana hati nurani mereka? Kenapa menyebar foto anak saya yang sudah tidak bernyawa tanpa izin kami? Mereka upload tanpa blur, tanpa rasa hormat,” ucapnya.
“Kami dihina, kami dihakimi. Seolah-olah kami bikin sandiwara. Sandiwara apa? Anak saya mati!” tangis Ratnawati.
Dedy yang selama ini dikenal sebagai warga biasa dan tidak memiliki catatan kriminal, menurut keluarganya, adalah korban dari penghakiman sosial dan stigma keliru.
Ratnawati menilai media dan netizen terlalu mudah membunuh karakter anaknya hanya karena dugaan tanpa bukti.
“Setiap hari ada yang tanya, ‘anak kamu pembunuh ya?’ ‘anak kamu pelaku ya?’ Gimana hati saya? Anak saya gak pernah jadi tersangka. Gak pernah dipanggil polisi,” ujar Ratnawati.
Tag



