ARUSBAWAH.CO - Kegiatan “Juara MTQ Road to Nusantara 2026” hadir di Kalimantan Timur dalam acara Talkshow Al-Qur’an dan Tahsin Massive pada Kamis (5/3/2026) di Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris (UINSI) Samarinda.
Kegiatan ini menghadirkan para juara Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) internasional untuk berbagi pengalaman sekaligus memberikan motivasi kepada para peserta.
Acara tersebut diinisiasi oleh Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kalimantan Timur yang bekerja sama dengan Kementerian Agama (Kemenag) Republik Indonesia.
Hadirkan Tiga Juara MTQ Internasional
Dalam talkshow ini, tiga qari internasional hadir sebagai pemateri.
Mereka adalah Imranul Karim, juara I MTQ Internasional di Bangladesh yang berasal dari Kalimantan Timur; Qadrasmadi Rasyid, juara II MTQ Internasional di Kuwait asal Jakarta; serta Muhammad Rizqon, juara III MTQ Internasional di Turki asal Kalimantan Selatan.
Pada sesi pemaparan, Qadrasmadi Rasyid menyoroti pentingnya peningkatan kualitas bacaan Al-Qur’an di tengah masyarakat.
Ia mengaku masih sering menemukan kondisi di mana guru ngaji belum memiliki bacaan yang benar-benar fasih.
Menurutnya, hal tersebut menjadi tantangan tersendiri dalam upaya meningkatkan kualitas pembelajaran Al-Qur’an.
“Saya masih prihatin karena kadang kita menemukan guru ngaji yang bacaannya belum begitu fasih. Ini tentu menjadi pekerjaan rumah bersama agar kualitas bacaan Al-Qur’an semakin baik,” ujarnya.
Sementara itu, Imranul Karim membagikan kisah perjuangannya sebelum meraih juara MTQ internasional.
Ia mengaku perjalanan menuju titik tersebut tidaklah mudah karena harus melewati berbagai cobaan hidup.
Imranul bercerita bahwa ia pernah mengalami musibah kebakaran rumah, harus mengundurkan diri dari pekerjaannya, hingga menjadi korban penipuan.
Namun berbagai peristiwa itu justru semakin menguatkan tekadnya untuk terus berjuang dan mendalami Al-Qur’an.
Tag



