ARUSBAWAH.CO - Suasana buka puasa bersama awak media di Kantor DPW Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kalimantan Timur, Senin petang, (2/3/2026), mendadak berubah serius.
Di hadapan puluhan jurnalis, Ketua DPW PKB Kaltim Syafruddin secara langsung menyampaikan satu pernyataan tegas yaitu partainya tidak akan lagi mengusung pasangan Rudy Mas'ud dan Seno Aji pada Pemilihan Gubernur 2029 mendatang.
“Melihat satu tahun pemerintahan Rudy Mas’ud–Seno Aji, hari ini kami dengan tegas menyatakan tidak akan mengusung lagi di Pilgub 2029,” kata Syafruddin, nadanya nyaring dan serius.
Sikap Politik Dinyatakan Meski Pemerintahan Baru Setahun
Pernyataan pria yang akrab disapa udin itu masih terbilang dini.
Pemerintahan Rudy–Seno baru berjalan setahun sejak dilantik pada 20 Februari 2025 lalu.
Namun Udin menyebut keputusan tersebut sebagai sikap politik yang sudah dipikirkan matang.
PKB, kata dia, justru termasuk partai paling awal yang mendukung pasangan Rudy Mas’ud dan Seno pada pemilihan gubernur 2024 lalu.
Kini, Partai dengan Bintang Sembilan itu pula yang paling awal menyatakan berhenti mendukung untuk periode kedua.
“Dulu kami paling awal mendukung. Sekarang kami juga paling awal menyatakan tidak lagi,” ujarnya.
PKB Siapkan Kader Sendiri untuk Pilgub 2029
Anggota Komisi XII DPR RI daerah pemilihan Kalimantan Timur itu menegaskan, pada 2029 partainya akan mengusung kader sendiri.
Ia menyebut kader tersebut sudah berpengalaman di eksekutif dan sedang menuju dua periode kepemimpinan.
Meski tak menyebut nama, Udin memberi isyarat bahwa figur itu sudah disiapkan sejak sekarang.
“Yang pasti kami sudah punya kader sendiri. Sudah malang melintang di eksekutif. Itu yang akan kami dorong,” katanya.
Tag



