
STUDI - Cover laporan studi CELIOS 'Republik Oligarki'/ Hak cipta oleh CELIOS
Sektor Ekstraktif Jadi Penyumbang Utama
Laporan itu juga mengungkap sebagian besar kekayaan para taipan berasal dari sektor ekstraktif, seperti batu bara, sawit, hingga nikel.
Pada periode 2019–2022, kontribusi sektor energi dan ekstraktif terhadap total kekayaan 50 orang terkaya berada di kisaran 39–46 persen.
Namun, proporsinya terus meningkat hingga mencapai 57,8 persen pada 2026.
Artinya, lebih dari separuh kekayaan kelompok superkaya Indonesia berasal dari eksploitasi sumber daya alam.
CELIOS menyebut kondisi tersebut memperlihatkan semakin dominannya oligarki berbasis sumber daya alam dalam struktur ekonomi nasional.




