ARUSBAWAH.CO - Lembaga riset Center of Economic and Law Studies (CELIOS) menyoroti lonjakan kekayaan kelompok elite bisnis di Indonesia dalam laporan bertajuk Republik Oligarki yang telah dipublish April 2026.
Dalam studi tersebut, total kekayaan 50 orang terkaya di Indonesia disebut meningkat hampir dua kali lipat hanya dalam periode enam tahun, dari Rp2.508 triliun pada 2019 menjadi Rp4.651 triliun pada 2025–2026.
Temuan itu ditampilkan dalam grafik “Total Kekayaan 50 Triliuner di Indonesia” yang diolah dari data Forbes oleh peneliti CELIOS.
Kekayaan Elite Bisnis Melonjak
Berdasarkan data dalam laporan, kenaikan kekayaan para konglomerat terjadi secara konsisten setiap tahun.
Pada 2019 total kekayaan 50 orang terkaya tercatat Rp2.508 triliun, lalu naik menjadi:
- Rp2.479 triliun pada 2020
- Rp2.746 triliun pada 2021
- Rp3.016 triliun pada 2022
- Rp3.501 triliun pada 2023
- Rp4.521 triliun pada 2024
- Rp4.651 triliun pada 2025–2026
CELIOS menilai peningkatan supercepat tersebut menunjukkan adanya konsentrasi kekayaan pada kelompok elite tertentu di tengah pertumbuhan ekonomi nasional.
“Hal ini memunculkan pertanyaan sederhana soal bagaimana mekanisme redistribusi ekonomi Indonesia dan siapa yang paling diuntungkan dari pertumbuhan ekonomi,” tulis laporan tersebut.
Tag



