ARUSBAWAH.CO - Proses Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMA Prestasi Samarinda tahun ajaran 2026 resmi berjalan dengan timeline ketat hampir tiga bulan.
Pendaftaran dibuka sejak 12 Januari dan dijadwalkan berakhir pada 28 Februari 2026.
Tahapan seleksi dilakukan secara berlapis, mulai dari verifikasi administrasi hingga tes akademik dan wawancara, dengan pengumuman hasil akhir ditetapkan pada 2 April 2026.
Hingga awal Februari, jumlah pendaftar telah melampaui target awal sekolah.
Kepala SMA Prestasi Samarinda, Aris Abdillah, menjelaskan bahwa sejak awal peluncuran SPMB, pihak sekolah menerapkan mekanisme seleksi yang transparan dan terjadwal ketat.
“Timeline ini kami rancang hampir tiga bulan. Dua bulan untuk sosialisasi dan pendaftaran, seleksi di minggu kedua Maret, lalu penetapan akhir di awal April,” ujar Aris, Rabu (4/2/2026).
Jadwal Lengkap Seleksi SPMB SMA Prestasi Samarinda 2026
Setelah pendaftaran ditutup pada 28 Februari, tahapan seleksi akan dimulai sebagai berikut:
- 6 Maret 2026: Pengumuman hasil seleksi tahap pertama
- 9–11 Maret 2026: Tes tertulis Matematika dan Bahasa Inggris
- 13–14 Maret 2026: Tes wawancara
- 2 April 2026: Pengumuman hasil akhir
- 7–9 April 2026: Daftar ulang peserta diterima
Rangkaian seleksi ini menjadi penentu bagi calon siswa yang akan diterima pada angkatan baru SMA Prestasi Samarinda.
Daya Tampung Terbatas, Pendaftar Sudah Tembus Target
Dari sisi kapasitas, SMA Prestasi Samarinda menyiapkan total 9 rombongan belajar (rombel).
Saat ini, dua rombel telah terisi oleh siswa aktif, sementara untuk tahun ajaran 2026 sekolah membuka empat rombel dengan target 100 peserta didik baru.
Data terbaru menunjukkan jumlah pendaftar telah mencapai 101 orang, menandakan antusiasme tinggi sejak fase awal pendaftaran.
Seluruh proses pendaftaran dilakukan melalui sistem Edunav atau Sistem Informasi Sekolah (SIS) berbasis web dan aplikasi mobile milik SMA Prestasi Samarinda.
“Begitu pendaftar masuk, data otomatis terbaca dan langsung diverifikasi. Sistem kami real-time dan terus diperbarui,” jelas Aris.
Seleksi Administrasi Jadi Fondasi Utama
Selain tes akademik, sekolah juga menekankan ketertiban administrasi sebagai dasar seleksi. Calon siswa wajib mengunggah sejumlah dokumen, antara lain:
- Scan kartu pelajar
- Rapor semester 1–5
- Kartu Keluarga
- Akta kelahiran
- Surat keabsahan dokumen
- Surat kesediaan mengikuti seluruh prosedur seleksi
Seluruh persyaratan dan petunjuk teknis dapat diakses melalui tautan resmi yang disediakan pihak sekolah.
Menurut Aris, pendekatan ini diterapkan untuk menjaga akuntabilitas dan meminimalkan celah administrasi sejak awal proses seleksi.
“Kami ingin prosesnya rapi sejak awal. Syaratnya jelas, tahapannya jelas, dan semuanya bisa ditelusuri,” tegasnya.
Transparansi Jadwal dan Kepastian Hasil Seleksi
Dengan jumlah pendaftar yang telah melampaui target awal, SMA Prestasi Samarinda menegaskan komitmennya terhadap transparansi jadwal dan kepastian hasil seleksi.
Sekolah menekankan bahwa SPMB tidak hanya mengejar kuantitas peserta, tetapi juga kesiapan akademik, kedisiplinan, serta komitmen calon siswa mengikuti sistem pendidikan yang diterapkan.
“Semua tahapan kami buka ke publik, mulai dari jadwal, sistem, hingga juknis. Itu bagian dari tanggung jawab kami,” pungkas Aris.
Sebagai informasi, SMA Prestasi Samarinda merupakan sekolah menengah atas swasta di Kota Samarinda yang berfokus pada prestasi akademik dan pembinaan karakter.
Sekolah ini menargetkan siswa dengan motivasi belajar tinggi, kesiapan akademik kuat, serta komitmen pada disiplin pendidikan.
Berbeda dengan SMA umum, SMA Prestasi menerapkan SPMB mandiri dengan seleksi berlapis, mulai dari verifikasi dokumen akademik, tes tertulis Matematika dan Bahasa Inggris, hingga wawancara.
Daya tampung yang terbatas dan sistem seleksi ketat menjadikan sekolah ini konsisten diminati orang tua dan siswa yang mencari lingkungan belajar fokus dan berorientasi hasil. (isa)




