ARUSBAWAH.CO - Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) menargetkan lahirnya generasi pelajar daerah yang mampu lulus di universitas kelas dunia.
Langkah itu ditandai dengan penetapan SMA Negeri 10 Samarinda sebagai Sekolah Garuda Transformasi.
Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kaltim, Armin menyebut penetapan SMA 10 sebagai Sekolah Garuda merupakan kehormatan besar bagi Kaltim.
Ia menegaskan SMA 10 akan menjadi model pendidikan unggulan berbasis global yang diarahkan langsung oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.
“Kita sangat memberikan apresiasi luar biasa. Kaltim mendapat kehormatan besar karena hari ini Sekolah Garuda Transformasi. Insyaallah Dinas Pendidikan akan berjuang keras agar sekolah ini jadi yang terbaik, bukan hanya di Indonesia tapi bisa mencetak anak-anak yang kuliah ke luar negeri,” kata Armin, Rabu (8/10/2025).
- Pemprov Kaltim Berencana Pangkas Anggaran Influencer, Seno Aji: Kita Skip Dulu yang Kurang Penting
- Akui Sempat Ingin Mundur, Sukri Terpilih Lagi Jadi Ketua JMSI Kaltim 2025–2030! Mau Fokus ke Pelatihan dan Kemandirian Media
- LENGKAP! Ini 18 Gubernur Mengadu ke Menkeu Purbaya soal Pemangkasan TKD, Kalimantan Ada 2 Gubernur
Fokus Pendidikan Global dan Beasiswa Garuda
Armin menjelaskan, konsep Sekolah Garuda berbeda dari SMA 10 sebelumnya.
Kalau dulu, orientasinya hanya sebatas prestasi nasional dan siswa berjuang sendiri untuk kuliah ke luar negeri.
Sekarang, seluruh sistemnya dirancang agar siswa siap bersaing secara global.
“SMA Garuda ini lebih menyiapkan anak-anak kita untuk bersaing di universitas terbaik dunia. Kalau dulu, anak-anak mencari sendiri jalannya. Sekarang program ini mengkondisikan mereka supaya siap sejak awal,” ujar Armin.
Kementerian juga menyiapkan jalur beasiswa khusus bernama Beasiswa Garuda.
Program itu menjadi pintu bagi siswa berprestasi untuk melanjutkan pendidikan tinggi tanpa hambatan biaya, termasuk ke kampus-kampus luar negeri.
“Iya, ada beasiswa Garuda. Programnya memang disiapkan untuk itu,” ucapnya.
Tiga Sekolah Unggulan di Kaltim Dapat Dukungan Dana Provinsi
Selain SMA Negeri 10 Samarinda, Pemprov Kaltim juga mengusulkan dua sekolah lain yang masuk program unggulan serupa, SMA Negeri 3 Tenggarong dan SMA Negeri 2 Sangatta Utara.
Ketiganya akan mendapat dukungan penuh dari APBD Kaltim, baik untuk sarana, fasilitas, maupun sistem pendidikan berbasis boarding school.
“Kita sudah siapkan tiga sekolah unggulan dan semuanya disupport dana provinsi. Bukan hanya SMA 10, tapi juga SMA 3 Tenggarong dan SMA 2 Sangatta Utara,” jelas Armin.
Ia menegaskan, untuk tahun ajaran 2026, semua siswa kelas 10 di SMA Garuda akan dibebaskan dari biaya pendidikan maupun biaya asrama.
“Kelas 10 sekarang sudah gratis. Yang dulu masih bayar, itu kita selesaikan. Ke depan tidak ada lagi bayar-bayar,” tegasnya.
Sistem seleksi siswa juga akan diperketat agar kualitas lulusan benar-benar sesuai standar global.
“Yang diterima nanti full diseleksi ketat. Boarding juga gratis,” pungkasnya.
(wan)




