ARUSBAWAH.CO - Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) dan Institut Teknologi Kalimantan (ITK) menegaskan kembali keselarasan mereka dalam melanjutkan Program Gratispol Pendidikan.
Langkah ini memastikan mahasiswa, khususnya di Program Pascasarjana Magister Manajemen Teknologi, dapat tetap mengakses pendidikan tanpa hambatan.
Dalam pertemuan resmi yang dilakukan pekan lalu tersebut, kedua pihak menyampaikan bahwa isu yang sempat beredar sebelumnya hanyalah miskomunikasi administratif dan kini telah diselesaikan melalui jalur resmi.
Koordinasi dan komunikasi antara Pemprov Kaltim dan ITK selama ini dinilai berjalan baik, menegaskan pentingnya sinergi antara dunia pendidikan dan kebijakan pembangunan daerah.
Penyelesaian Miskomunikasi dan Perlindungan Mahasiswa
“Seluruh mahasiswa yang memenuhi kriteria tetap dapat melanjutkan pendidikan melalui Program Gratispol Pendidikan. Mekanisme tindak lanjut akan dilakukan secara terintegrasi antara Pemprov Kaltim dan ITK,” jelas pernyataan resmi kedua pihak.
Pertemuan ini juga menghasilkan kesepakatan khusus untuk mahasiswa yang sebelumnya belum terakomodir.
Pemprov Kaltim dan ITK sepakat menindaklanjuti kasus ini sesuai ketentuan akademik dan mekanisme internal kampus, memastikan tidak ada mahasiswa yang tertinggal.




