Arus Publik

Gratispol

Simak 52 Kampus di Kaltim dengan Kuota dan Anggaran Gratispol 2025, Unmul Terbanyak

Pemprov Kaltim Umumkan 52 Kampus Penerima Bantuan Gratispol 2025

Sabtu, 20 September 2025 6:47

DAFTAR - Daftar beberapa perguruan tinggi penerima program Gratispol 2025, lengkap dengan kuota mahasiswa dan total anggaran yang dialokasikan Pemprov Kaltim/HO to Arusbawah.co

ARUSBAWAH.CO -  Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) mengumumkan daftar 52 perguruan tinggi penerima bantuan pendidikan program Gratis Pola Kuliah (Gratispol) tahun 2025, untuk mahasiswa baru jenjang S1 hingga S3 dalam daerah Kaltim.

Total kuota yang disiapkan mencapai 30.865 mahasiswa baru, dengan anggaran total lebih dari Rp149,341 miliar.

Program Gratispol adalah upaya Pemprov Kaltim menjamin akses pendidikan tinggi bagi warga Kaltim. 

Kuota itu terbagi ke dua kategori kampus, yakni kampus negeri dan kampus swasta yang tersebar di seluruh wilayah provinsi.

Untuk kampus negeri, disiapkan kuota sebanyak 16.873 mahasiswa baru, dengan total anggaran Rp79,968 miliar. 

Sementara untuk kampus swasta, disiapkan kuota 15.161 mahasiswa baru, dengan total anggaran Rp56.045.089.650.

Penjelasan Karo Kesra: Kampus Negeri Sudah Penuhi Kuota, Swasta Masih Kurang

Dihubungi lewat WhatsApp oleh redaksi Arusbawah.co pada Jumat (19/9/2025), Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Karo Kesra) Setprov Kaltim, Dasmiah, menjelaskan bahwa penyerapan kuota mahasiswa baru saat ini berbeda antara kampus negeri dan kampus swasta.

“Kalau kampus negeri sudah (terpenuhi), yang belum terpenuhi kampus swasta,” ujar Dasmiah kepada redaksi Arusbawah.co, Jumat (19/9/2025).

Ia menegaskan, ada sejumlah kampus swasta yang meminta tambahan kuota karena banyaknya pendaftar, tapi permintaan itu ditolak. 

Dasmiah bilang, tambahan kuota tidak bisa diberikan sembarangan karena harus sesuai dengan jumlah dosen aktif yang terdata di PDDIKTI masing-masing kampus.

“Kampus swasta ada yang minta tambahan kuota, tapi tidak bisa karena harus sesuai dengan jumlah dosennya yang terdata di PDDIKTI,” kata Dasmiah.

Dasmiah mengakui, sebagian kampus swasta masih kekurangan mahasiswa untuk memenuhi kuota Gratispol yang telah diberikan. 

Sebaliknya, kampus negeri justru sudah mencapai target kuotanya. 

Salah satu alasannya, banyak mahasiswa yang gagal seleksi mandiri di kampus negeri kemudian memilih mendaftar di kampus swasta.

“Iya benar,” jawab Dasmiah ketika dikonfirmasi soal hal itu.

Ia menambahkan, pihaknya mendorong agar kampus swasta tidak bersikap egois. 

Kuota Gratispol yang diberikan sudah disesuaikan dengan kemampuan dan rasio dosen di masing-masing perguruan tinggi. 

Jika kampus menerima lebih banyak mahasiswa dari kuota yang sudah ditetapkan, maka rasio dosennya akan timpang.

“Maksud kita jangan ada PTS egois, tapi berbagi sesuai kuota. Karena kalau lebih dari kuota, pasti rasio dosennya tidak cukup,” tegas Dasmiah.

Redaksi juga menanyakan, bagaimana nasib kuota di kampus swasta yang hingga kini belum terpenuhi. 

Apakah akan dialihkan ke kampus lain yang peminatnya tinggi. 

Soal ini, Dasmiah menyebut pihaknya masih menunggu keputusan lebih lanjut dari Inspektorat dan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).

“Masih kita tunggu dan konsultasi kebijakan ini ke Inspektorat dan BPKP,” jelasnya.

Daftar Kuota dan Anggaran Gratispol per Kampus Negeri

Berikut rincian lengkap kuota dan alokasi anggaran bantuan pendidikan Gratispol 2025 untuk perguruan tinggi negeri di Kalimantan Timur:

Kampus Negeri Penerima Bantuan

  1. Universitas Mulawarman — Kuota: 7.764 mahasiswa — Anggaran: Rp37.660.000.000
  2. Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris — Kuota: 2.225 — Rp9.336.000.000
  3. Institut Teknologi Kalimantan — Kuota: 2.280 — Rp11.650.000.000
  4. Politeknik Pertanian — Kuota: 465 — Rp1.561.500.000
  5. Politeknik Negeri Samarinda — Kuota: 2.122 — Rp9.208.800.000
  6. Politeknik Negeri Balikpapan — Kuota: 1.020 — Rp4.704.800.000
  7. Poltekkes Kemenkes Kaltim — Kuota: 997 — Rp5.847.600.000

Total kuota kampus negeri: 16.873 mahasiswa, total anggaran Rp79.968.700.000.

 

Daftar Kuota dan Anggaran Gratispol per Kampus Swasta

Sementara itu, berikut daftar kampus swasta penerima bantuan Gratispol 2025:

Kampus Swasta Penerima Bantuan

  • 8. Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda — Kuota: 1.420 — Rp7.351.000.000
    9. Universitas Balikpapan — Kuota: 1.450 — Rp6.480.350.000
    10. Universitas Widyagama Mahakam — Kuota: 965 — Rp3.648.750.000
    11. Universitas Kutai Kartanegara — Kuota: 620 — Rp1.789.239.650
    12. Universitas Nahdlatul Ulama — Kuota: 490 — Rp2.199.000.000
    13. Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur — Kuota: 2.205 — Rp12.631.400.000
    14. Universitas Mulia — Kuota: 1.260 — Rp6.490.000.000
    15. Universitas Muhammadiyah Berau — Kuota: 413 — Rp2.018.500.000
    16. IKIP PGRI Kaltim — Kuota: 260 — Rp760.000.000
    17. ITKES Wiyata Husada Samarinda — Kuota: 520 — Rp3.754.000.000
    18. STIE Balikpapan — Kuota: 300 — Rp1.600.000.000
    19. STTI Injil Samarinda — Kuota: 9 — Rp45.000.000
    20. STMIK Samarinda — Kuota: 60 — Rp240.000.000
    21. STIMI Samarinda — Kuota: 70 — Rp210.000.000
    22. STIE Samarinda — Kuota: 40 — Rp168.000.000
    23. STMIK Wicida — Kuota: 245 — Rp1.220.500.000
    24. STIENAS Samarinda — Kuota: 42 — Rp168.000.000
    25. STT Industri Bontang — Kuota: 60 — Rp228.000.000
    26. STIPER Kutim — Kuota: 315 — Rp1.575.000.000
    27. STT Migas Balikpapan — Kuota: 400 — Rp2.000.000.000
    28. AKBID Bakti Balikpapan — Kuota: 30 — Rp153.000.000
    29. STITEK Bontang — Kuota: 105 — Rp525.000.000
    30. STIE Tenggarong — Kuota: 60 — Rp213.000.000
    31. Institut Kristen Borneo — Kuota: 60 — Rp570.000.000
    32. STIE Madani Balikpapan — Kuota: 80 — Rp306.000.000
    33. STIMIK Borneo Internasional — Kuota: 75 — Rp300.000.000
    34. STIE Nusantara Sangatta — Kuota: 160 — Rp960.000.000
    35. Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Awang Long — Kuota: 50 — Rp186.000.000
    36. STIKES Dirgahayu Samarinda — Kuota: 200 — Rp1.420.000.000
    37. STIKES Muhammadiah Samarinda — Kuota: 100 — Rp500.000.000
    38. STIKES Kaltim — Kuota: 60 — Rp402.000.000
    39. STIKES Wiyata Husada — Kuota: 210 — Rp1.470.000.000
    40. STIKES Borneo Lestari — Kuota: 30 — Rp153.000.000
    41. STIKES Eka Harap — Kuota: 50 — Rp275.000.000
    42. STIKES Husada Borneo — Kuota: 30 — Rp153.000.000
    43. STIKES Tenggarong — Kuota: 90 — Rp612.000.000
    44. STIKES PPNI — Kuota: 60 — Rp402.000.000
    45. STIKES Pemkab Berau — Kuota: 30 — Rp153.000.000
    46. STIKES Karya Husada — Kuota: 50 — Rp275.000.000
    47. STIKES Darma Husada — Kuota: 60 — Rp402.000.000
    48. STIKES Bina Sehat — Kuota: 60 — Rp402.000.000
    49. STIKES Samarinda — Kuota: 60 — Rp402.000.000
    50. STIKES Balikpapan — Kuota: 50 — Rp275.000.000
    51. STIKES Kutai Timur — Kuota: 60 — Rp402.000.000
    52. STIKES PPNI Kutai Kartanegara — Kuota: 60 — Rp402.000.000

Total kuota kampus swasta: 15.161 mahasiswa, total anggaran Rp56.045.089.650.

Terakhir, Dasmiah menambahkan, kampus swasta masih diberikan waktu untuk proses pendaftaran mahasiswa baru hingga akhir September. 

“Kampus swasta masih proses pendaftaran mahasiswa baru sampai 30 September ini,” tutur Dasmiah.

(wan)

 

Tag

MORE