Arus Politik

Siapa Andi Adi Wijaya? Profil Ketua HIPMI Kaltim yang Dilantik Kaesang Jadi Ketua PSI Kaltim

Ketua HIPMI Kaltim yang Kini Dipercaya Memimpin PSI Kaltim

Selasa, 23 Juni 2026 12:11

PSI - Andi Adi Wijaya Resmi Dilantik Sebagai Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kalimantan Timur/ Kolase: ARUSBAWAH.CO

ARUSBAWAH.CO - Nama Andi Adi Wijaya menjadi perhatian publik setelah resmi dilantik sebagai Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kalimantan Timur.

Sosok yang dikenal sebagai Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kaltim ini kini mendapat amanah baru memimpin PSI di Benua Etam menjelang Pemilu 2029.

Pelantikan Andi Adi Wijaya dilakukan langsung oleh Ketua Umum PSI, Kaesang Pangarep, dalam agenda Musyawarah Wilayah (Muswil) dan Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) PSI Kalimantan Timur yang digelar di Samarinda pada Juni 2026.

Penunjukan tersebut menjadi babak baru dalam perjalanan organisasinya setelah sebelumnya lebih dikenal melalui dunia usaha dan organisasi kepemudaan.

Terpilih Aklamasi sebagai Ketua HIPMI Kaltim

Sebelum memimpin PSI Kaltim, Andi Adi Wijaya telah lama aktif di Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI).

Ia terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum BPD HIPMI Kalimantan Timur periode 2024–2027 dalam Musyawarah Daerah (Musda) XVII HIPMI Kaltim yang berlangsung pada 31 Mei 2024.

Sebelumnya, Andi Adi Wijaya menjabat sebagai Sekretaris Umum BPD HIPMI Kaltim periode 2020–2023.

Pengalaman tersebut menjadi modal penting dalam memimpin organisasi pengusaha terbesar di Kalimantan Timur.

Saat dipercaya menjadi Ketua HIPMI Kaltim, Andi menyatakan komitmennya untuk menjadikan HIPMI sebagai lokomotif bagi pengusaha muda daerah serta memperkuat peran pelaku usaha lokal dalam pembangunan ekonomi Kalimantan Timur.

Aktif Mendorong Keterlibatan Pengusaha Lokal di IKN

Sebagai Ketua HIPMI Kalimantan Timur, Andi Adi Wijaya beberapa kali menegaskan pentingnya keterlibatan pengusaha lokal dalam pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN).

Menurutnya, kehadiran IKN harus mampu memberikan manfaat ekonomi yang nyata bagi pelaku usaha di Kalimantan Timur.

Andi mendorong agar pengusaha daerah memperoleh kesempatan yang lebih besar untuk terlibat dalam berbagai proyek maupun aktivitas ekonomi yang berkembang di kawasan ibu kota baru tersebut.

Di bawah kepemimpinannya, HIPMI Kaltim juga aktif membangun komunikasi dengan Otorita IKN untuk membuka peluang kolaborasi bagi pengusaha lokal.

Selain menyoroti peluang usaha di IKN, Andi juga beberapa kali menyampaikan pentingnya peningkatan daya saing pelaku usaha daerah agar mampu bersaing dalam ekosistem bisnis yang berkembang seiring pembangunan ibu kota baru.

Melalui HIPMI Kaltim, ia mendorong pengusaha muda untuk mengambil peran dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah dan memanfaatkan peluang yang muncul dari pembangunan IKN.

Resmi Pimpin PSI Kalimantan Timur

Pada Juni 2026, Andi Adi Wijaya resmi dilantik sebagai Ketua DPW PSI Kalimantan Timur oleh Kaesang Pangarep.

Pelantikan tersebut menjadi bagian dari upaya konsolidasi partai dalam memperkuat struktur organisasi menjelang Pemilu 2029.

Dalam kepemimpinan barunya, PSI Kaltim menargetkan penguatan struktur partai hingga tingkat akar rumput.

Konsolidasi kader dan perluasan jaringan organisasi menjadi fokus utama untuk meningkatkan kehadiran PSI di berbagai kabupaten dan kota di Kalimantan Timur.

Masuknya Andi Adi Wijaya ke jajaran pimpinan PSI Kaltim juga menarik perhatian karena ia merupakan figur yang lebih dahulu dikenal melalui organisasi pengusaha dibanding dunia politik praktis.

Profil Singkat Andi Adi Wijaya

  • Ketua DPW PSI Kalimantan Timur.
  • Ketua Umum BPD HIPMI Kalimantan Timur periode 2024–2027.
  • Mantan Sekretaris Umum BPD HIPMI Kaltim periode 2020–2023.
  • Terpilih secara aklamasi dalam Musda XVII HIPMI Kaltim pada 31 Mei 2024.
  • Aktif mendorong keterlibatan pengusaha lokal dalam pembangunan IKN.

Kiprahnya sebagai Ketua HIPMI Kaltim dan kini Ketua DPW PSI Kalimantan Timur menjadikan Andi Adi Wijaya sebagai salah satu figur yang mulai mendapat perhatian dalam perkembangan organisasi dan politik daerah di Kalimantan Timur. (tan)

Tag

MORE