Pembentukan LPTQ bertujuan untuk meningkatkan pengembangan Al-Qur'an di tengah masyarakat, baik melalui seni baca Al-Qur'an, hafalan, pemahaman isi kandungan, penulisan, maupun pengamalan nilai-nilai Al-Qur'an dalam kehidupan sehari-hari.
Seiring berjalannya waktu, struktur LPTQ berkembang hingga tingkat provinsi dan kabupaten/kota, termasuk di Kalimantan Timur.
Kehadiran lembaga ini menjadi fondasi penting dalam pembinaan peserta MTQ secara berjenjang dan berkelanjutan.
Menjadi Rumah Pembinaan Generasi Qurani
Selama puluhan tahun, LPTQ Kaltim aktif membina peserta MTQ dari berbagai cabang perlombaan.
Pembinaan dilakukan mulai dari tingkat kecamatan, kabupaten atau kota, provinsi, hingga nasional.
Tidak hanya cabang tilawah, LPTQ juga berperan dalam pengembangan cabang lain seperti tahfiz Al-Qur'an, tafsir Al-Qur'an, fahmil Qur'an, syarhil Qur'an, kaligrafi, dan karya tulis ilmiah Al-Qur'an.
Melalui proses pembinaan tersebut, berbagai daerah di Kalimantan Timur mampu melahirkan qari dan qariah yang berprestasi.
Sistem pembinaan yang berkelanjutan juga membantu menjaga regenerasi peserta MTQ dari waktu ke waktu.
Berbagai capaian di tingkat nasional maupun internasional menjadi bukti bahwa pembinaan Al-Qur'an di Kalimantan Timur terus berkembang.
Prestasi yang diraih para qari dan qariah daerah tidak hanya mengharumkan nama Kaltim, tetapi juga menunjukkan pentingnya pembinaan yang dilakukan secara konsisten dan berkelanjutan.
Saat ini, LPTQ Kaltim tidak hanya berfokus pada pelaksanaan MTQ, tetapi juga mendukung pengembangan pendidikan Al-Qur'an melalui kolaborasi dengan pesantren, rumah tahfiz, madrasah, dan berbagai lembaga pendidikan Islam lainnya.
Kembali Dipercaya Menjadi Tuan Rumah MTQ Nasional
Setelah hampir lima dekade berlalu, Kalimantan Timur kembali mendapat kepercayaan untuk menjadi tuan rumah MTQ Nasional XXX pada 2024.
Tag



