Semua perlengkapan belajar disiapkan secara lengkap, termasuk kebutuhan berbeda bagi siswa laki-laki dan perempuan.
“Bahkan tadi ada pengelolanya itu termasuk baju, termasuk disediakan laptop, termasuk buku-buku. Semua diberikan kepada anak-anak kita itu. Makanya mereka segera ingin byname byaddress. Karena yang perempuan pasti dapat jilbab,” imbuhnya.
Terakhir, Asli menekankan bahwa pemerintah Kota Samarinda akan bekerja secepat mungkin agar seluruh teknis bisa rampung tepat waktu.
Namun ia juga mengakui, kesuksesan pelaksanaan ini tetap bergantung pada kelancaran koordinasi lintas sektor dan restu Tuhan.
“Memang kita anggap ini kita berpacu dengan waktu ya. Tapi ya kita berusaha seoptimal mungkin. Selanjutnya saya silakan sama Yang Maha Kuasa saja,” tutup Asli.
(wan)

Tag




