ARUSBAWAH.CO - Bursa calon Wali Kota Samarinda 2029 mulai ramai diperbincangkan.
Deklarasi dukungan DPC Partai Gerindra Samarinda kepada Ketua DPRD Samarinda, Helmi Abdullah, pada 5 Juni 2026 lalu menjadi penanda awal menghangatnya suhu politik menjelang pemilihan orang nomor satu di Kota Tepian tersebut.
Selain Helmi, sejumlah figur lain juga mulai masuk dalam bursa calon wali kota.
Di antaranya Wakil Wali Kota Samarinda petahana Saefuddin Zuhri, Ketua DPRD Kalimantan Timur Hasanuddin Mas'ud, anggota DPRD Kaltim Andi Satya Adi Saputra, anggota DPRD Kaltim Subandi, serta anggota DPRD Samarinda Iswandi.
Saefuddin Zuhri yang juga Bendahara DPW NasDem Kaltim ini menanggapi santai deklarasi dukungan Partai Gerindra kepada Helmi Abdullah untuk maju pada Pilwali mendatang.
Menurutnya, setiap warga negara memiliki hak politik untuk mencalonkan diri dalam kontestasi demokrasi, termasuk Helmi Abdullah yang telah mendapat dukungan dari Gerindra.
"Ya, sah-sah saja. Kalau mau maju, ya sah-sah saja. Wong beliau punya keinginan," kata Saefuddin kepada Arusbawah.co, Jumat (12/6/2026).
Soal peluang maju dalam Pilwali Samarinda 2029, Saefuddin masih irit bicara.
Politikus NasDem itu mengatakan dirinya saat ini lebih memilih fokus bekerja sebagai Wakil Wali Kota Samarinda.
"Kalau saya, kerja saja dulu sebagai Wakil Wali Kota. Saya fokus menjalankan program-program di Kota Samarinda. Saya ingin bekerja agar masyarakat lebih maju, lebih baik, dan kota ini lebih bersih," ujarnya.
Meski demikian, Saefuddin tidak menutup rapat kemungkinan untuk terlibat dalam kontestasi politik mendatang.
Ketika kembali ditanya mengenai arah politiknya menuju 2029, ia hanya menjawab singkat.
"Lihat saja nanti pergerakannya seperti apa," ucapnya.
Ditanya soal kemungkinan berpasangan dengan Helmi Abdullah pada Pilwali mendatang, eks legislator DPRD Kaltim itu tertawa.
Menurutnya, pembahasan politik praktis belum menjadi prioritas di tengah tanggung jawab pemerintahan yang sedang dijalankannya.
"Saya bekerja dulu. Kerja, kerja, kerja. Saat ini kita dituntut bagaimana memaksimalkan pekerjaan di tengah kondisi keuangan yang sedang agak melambat. Jadi hal-hal seperti itu belum terpikirkan," tegasnya.
Profil Saefuddin Zuhri
Saefuddin Zuhri merupakan Wakil Wali Kota Samarinda periode 2025–2030 yang sebelumnya dikenal sebagai politikus senior di Kalimantan Timur.
Pria kelahiran Kediri, Jawa Timur, 2 November 1966 itu pernah bekerja sebagai montir, kemudian menjadi tukang pipa, hingga meniti karier di sektor konstruksi dan engineering, sebelum terjun ke politii.
Karier politiknya mulai menanjak setelah terpilih menjadi anggota DPRD Kalimantan Timur.
Pada Pilkada Samarinda 2024, Saefuddin dipilih Andi Harun sebagai pasangan calon wakil wali kota setelah melalui komunikasi politik yang berlangsung cukup lama.
Keduanya kemudian memenangkan kontestasi tersebut setelah melawan kotak kosong.
Selain aktif di politik, Saefuddin juga terlibat dalam berbagai organisasi, mulai dari HIPMI, KONI Samarinda, Perbasi, hingga organisasi kedaerahan Ikapakarti.
Profil Helmi Abdullah
Helmi Abdullah merupakan salah satu politikus senior Partai Gerindra di Kota Samarinda.
Pria kelahiran Muara Muntai 17 Juli 1971 ini menjabat sebagai Ketua DPRD Samarinda periode 2024–2029 sekaligus Ketua DPC Gerindra Samarinda.
Posisi tersebut menempatkannya sebagai salah satu figur berpengaruh dalam peta politik Kota Tepian.
Karier politik Helmi tumbuh bersama Partai Gerindra.
Ia terpilih menjadi anggota DPRD Samarinda dan dipercaya menduduki posisi Wakil Ketua DPRD Samarinda selama dua periode berturut-turut, yakni 2014–2019 dan 2019–2024.
Pada 2020, Helmi juga pernah menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPRD Samarinda.
Sebelum duduk di legislatif, Helmi merupakan pengusaha di bidang telekomunikasi.
(raf)




