ARUSBAWAH.CO - RSUD dr. Kanujoso Djatiwibowo Balikpapan terus melakukan penguatan layanan kesehatan jantung melalui peningkatan sumber daya manusia dan dukungan teknologi medis modern di Gedung Pusat Jantung Terpadu Awang Faroek Tower.
Penguatan tersebut dilakukan untuk meningkatkan kualitas pelayanan sekaligus memenuhi kebutuhan masyarakat terhadap layanan jantung yang semakin lengkap di Kalimantan Timur.
Saat ini seluruh pelayanan jantung telah terpusat di Gedung Awang Faroek Tower, mulai dari pelayanan gawat darurat jantung, rawat jalan, ruang rawat inap, hingga tindakan intervensi dan operasi jantung terbuka.
Didukung Dokter Spesialis dan Tenaga Terlatih
Layanan jantung di RSUD dr. Kanujoso Djatiwibowo didukung dokter spesialis jantung dan pembuluh darah, dokter spesialis bedah thorax dan kardiovaskular, serta tenaga kesehatan lain yang telah terlatih dan kompeten di bidangnya.
Keberadaan tenaga medis tersebut menjadi salah satu faktor penting dalam penanganan pasien jantung, terutama untuk kasus yang membutuhkan tindakan cepat dan kompleks.
Selain melayani penyakit jantung umum, rumah sakit juga menangani kasus kelainan jantung bawaan, gangguan irama jantung, hingga berbagai kondisi kegawatdaruratan jantung lainnya.
Peralatan Modern Lengkapi Pelayanan
Tidak hanya dari sisi sumber daya manusia, penguatan layanan juga dilakukan melalui dukungan fasilitas dan teknologi medis modern.
Salah satu fasilitas unggulan yang dimiliki rumah sakit adalah catheterization laboratory atau cath lab dengan peralatan canggih untuk pemeriksaan dan tindakan intervensi jantung.
Rumah sakit juga memiliki ruang operasi modern dengan fasilitas Modular Operating Theater (MOT) yang mendukung tindakan operasi dengan standar pelayanan yang lebih baik.
Berbagai tindakan seperti pemasangan ring jantung atau Percutaneous Coronary Intervention (PCI), angiografi koroner, pemasangan temporary pacemaker hingga operasi jantung terbuka kini dapat dilakukan di Gedung Pusat Jantung Terpadu Awang Faroek Tower.
Terapkan Sistem Smart Hospital
Gedung Jantung Awang Faroek juga telah menerapkan konsep smart hospital melalui sistem “Smart RSKD”.
Sistem tersebut memungkinkan seluruh alat monitor pasien terkoneksi dalam satu jaringan dan dapat dipantau secara real-time oleh tenaga medis.
Mulai dari ambulans gawat jantung, ruang IGD, ICCU hingga ruang rawat inap jantung dapat saling terhubung sehingga membantu mempercepat pengambilan keputusan medis.
Plt Direktur RSUD dr. Kanujoso Djatiwibowo, drg. Ahmad Jais, M.H., MARS, mengatakan pengembangan layanan akan terus dilakukan agar masyarakat Kalimantan Timur dapat memperoleh pelayanan jantung yang optimal tanpa harus banyak dirujuk ke luar daerah.
Ke depan, Gedung Pusat Jantung Terpadu Awang Faroek Tower juga dipersiapkan menjadi pusat rujukan pelayanan jantung regional bagi wilayah Kalimantan. (sobizz/naa)




