Arus Publik

RS Korpri Tak Bergerak Sejak 2025, Seno Aji Akui Sengaja Dihentikan: 'Kami Kejar Izin, Biar Tak Bermasalah di Tengah Jalan'

Kamis, 26 Maret 2026 22:35

Foto: Wawancara Wakil Gubernur Kaltim Seno Aji/Arusbawah.co

ARUSBAWAH.CO -  Proyek pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Aji Muhammad Salehuddin II atau yang dikenal sebagai RS Korpri di Samarinda belum menunjukan aktivitas sejak akhir 2025 lalu. 

Di lapangan, tidak ada aktivitas pembangunan proyek. 

Lahan proyek yang sebelumnya mulai digarap kini terlihat stagnan.

Mandeknya pembangunan bukan tanpa alasan. 

Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) memilih menarik rem sementara. 

Masalahnya bukan soal anggaran atau teknis konstruksi, tapi dokumen perizinan yang belum rampung.

Wakil Gubernur Kaltim, Seno Aji, menyebut proyek itu memang sengaja dihentikan sementara. 

Pemerintah tidak mau ambil risiko memulai atau melanjutkan pembangunan tanpa dasar administrasi yang jelas.

“Kita lagi memenuhi perizinan. Mudah-mudahan dalam waktu dekat selesai,” ujarnya, Senin (23/3/2026).

Izin Belum Lengkap, Proyek Dipaksa Berhenti

Data dari Dinas PUPR-PERA Kaltim menunjukkan, penghentian pekerjaan terjadi sejak pertengahan Desember 2025. 

Saat itu, sejumlah dokumen penting, terutama terkait tata ruang dan lingkungan, belum mengantongi persetujuan dari Pemerintah Kota Samarinda.

Permintaan penghentian datang langsung dari pemerintah kota Samarinda.

Artinya, proyek ini tidak bisa dipaksakan berjalan tanpa sinkronisasi aturan antara pemerintah provinsi dan kota.

Situasi ini membuat progres fisik proyek nol persen sejak dihentikan. 

Tidak ada pekerjaan lanjutan selama lebih dari tiga bulan terakhir.

Seno Aji menegaskan, langkah itu diambil untuk menghindari persoalan hukum di kemudian hari. 

Menurutnya, proyek fasilitas publik seperti rumah sakit tidak bisa dibangun dengan pendekatan coba-coba.

“Kita tidak ingin ada kendala di tengah jalan karena administrasi belum lengkap,” katanya.

Tag

MORE