ARUSBAWAH.CO - Sebanyak 24 perguruan tinggi/ kampus di Kalimantan Timur (Kaltim) tahun 2025 akan menerima kucuran anggaran dari program Gratispol Pendidikan senilai miliaran rupiah.
Tiga di antaranya tercatat menerima pagu anggaran lebih dari Rp10 miliar, menandai tingginya minat mahasiswa di Kaltim sekaligus besarnya kebutuhan biaya pendidikan.
Berdasarkan data yang diterima redaksi Arusbawah.co, Universitas Mulawarman (Unmul) menempati posisi teratas sebagai penerima anggaran terbesar.
Dengan kuota mahasiswa baru 7.764 orang, Unmul akan mendapatkan pagu anggaran Rp37,66 miliar.
Besarnya anggaran ini dinilai tingginya jumlah mahasiswa yang mendaftar, menjadikan kampus negeri ini sebagai favorit utama di Kaltim.
Di posisi kedua, Institut Teknologi Kalimantan (ITK) akan menerima Rp11,65 miliar untuk 2.280 mahasiswa baru.
Sementara itu, Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur (UMKT) akan mendapatkan Rp12,63 miliar untuk 2.205 mahasiswa baru.
Kampus dengan Pagu Anggaran Rp3 hingga Rp10 Miliar
Selain tiga kampus dengan anggaran terbesar, sejumlah perguruan tinggi lain menerima pagu antara Rp3 miliar hingga Rp10 miliar.
Misalnya, Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris (UIN SAID) tercatat memperoleh Rp9,33 miliar untuk kuota 2.225 mahasiswa baru.
Politeknik Negeri Samarinda menerima Rp9,20 miliar untuk 2.122 mahasiswa, sedangkan Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda mendapat Rp7,35 miliar untuk 1.420 mahasiswa.
Kemudian, Universitas Balikpapan menempati angka Rp6,84 miliar dengan kuota 1.450 mahasiswa.
Universitas Mulia, dengan kuota 1.260 mahasiswa baru, menerima Rp6,49 miliar.
Selain itu, Politeknik Negeri Balikpapan memperoleh Rp4,70 miliar untuk kuota 1.020 mahasiswa, sementara ITKES Wiyata Husada Samarinda yang fokus pada pendidikan kesehatan menerima Rp3,75 miliar untuk 520 mahasiswa baru.
Universitas Widyagama Mahakam mendapatkan Rp3,65 miliar dengan kuota 965 mahasiswa baru.
- Gratispol Pendidikan 2025: Kuota 30.865, Sejumlah 11.513 Dinyatakan Lolos! Sisanya Tunggu Pengumuman Pemprov
- Biro Kesra Sebut Kampus Swasta Lebih Fleksibel, Lambat Transfer Dana Gratispol Diklaim Tidak Jadi Masalah
- RINCI! 25 Nama Tim Operasional Gratispol Pendidikan, Uang Operasional Rp 2,3 Miliar Digunakan untuk Item-item Ini!
Kampus dengan Pagu Anggaran Rp1 hingga Rp3 Miliar Didominasi PTS dan Politeknik
Kelompok kampus dengan pagu anggaran di atas Rp1 miliar tapi di bawah Rp3 miliar didominasi oleh politeknik kecil dan perguruan tinggi swasta.
Lebih lanjut, Politeknik Pertanian menerima Rp1,56 miliar untuk 465 mahasiswa baru.
STIKES Dirgahayu Samarinda mendapat Rp1,35 miliar untuk 200 mahasiswa, sementara STIKES Mutiara Mahakam memperoleh Rp2,36 miliar untuk 400 mahasiswa.
STIKES Samarinda menerima Rp1,93 miliar untuk 280 mahasiswa, dan STMIK Wicida mendapat Rp1,22 miliar untuk 245 mahasiswa.
Kemudian, Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Kutai Kartanegara memperoleh Rp2,19 miliar untuk 490 mahasiswa baru.
Selain itu, STIE Balikpapan menerima Rp1,6 miliar untuk 300 mahasiswa, STT Migas Balikpapan Rp2 miliar untuk 400 mahasiswa, dan STAI Sangatta Rp1 miliar untuk 250 mahasiswa.
STIPER Kutim menerima Rp1,57 miliar untuk 315 mahasiswa baru, Universitas Muhammadiyah Berau Rp2,01 miliar untuk 413 mahasiswa, dan Universitas Kutai Kartanegara memperoleh Rp1,78 miliar untuk kuota 620 mahasiswa baru.
Penjelasan Pemprov Kaltim Soal Perbedaan Pagu Anggaran Kampus
Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Setdaprov Kaltim, Dasmiah, menjelaskan bahwa perbedaan pagu anggaran tiap kampus didasarkan pada jumlah mahasiswa yang diterima dan karakteristik biaya pendidikan masing-masing perguruan tinggi.
“Unmul menjadi kampus terpopuler, jadi otomatis kuota dan anggarannya lebih besar. Kita menyesuaikan anggaran berdasarkan jumlah mahasiswa yang mendaftar, bukan hanya besarnya kampus,” kata Dasmiah.
Menurut Dasmiah, perbedaan juga terlihat pada kampus khusus kesehatan.
Meski kuotanya kecil, misalnya ITKES Wiyata Husada hanya 520 mahasiswa atau Poltekkes Kemenkes Kaltim 997 mahasiswa, pagu anggarannya tetap signifikan karena biaya UKT di pendidikan kesehatan tergolong memang tinggi.
“Kampus kesehatan biasanya mahal, jadi meskipun jumlah mahasiswa sedikit, anggaran tetap besar,” tambahnya.
Rincian 24 Kampus Berdasarkan Pagu Anggaran Gratispol
Berikut kampus dengan pagu anggaran di atas Rp10 miliar:
- Universitas Mulawarman – kuota 7.764, pagu anggaran Rp37.660.000.000
- Institut Teknologi Kalimantan – kuota 2.280, pagu anggaran Rp11.650.000.000
- Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur – kuota 2.205, pagu anggaran Rp12.631.400.000
Berikut kampus dengan pagu anggaran Rp3 – 10 miliar:
- Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris – kuota 2.225, pagu anggaran Rp9.336.000.000
- Poltekkes Kemenkes Kaltim – kuota 997, pagu anggaran Rp5.847.600.000
- Politeknik Negeri Samarinda – kuota 2.122, pagu anggaran Rp9.208.000.000
- Politeknik Negeri Balikpapan – kuota 1.020, pagu anggaran Rp4.704.800.000
- ITKES Wiyata Husada Samarinda – kuota 520, pagu anggaran Rp3.754.000.000
- Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda – kuota 1.420, pagu anggaran Rp7.351.000.000
- Universitas Widyagama Mahakam – kuota 965, pagu anggaran Rp3.648.750.000
- Universitas Balikpapan – kuota 1.450, pagu anggaran Rp6.840.350.000
- Universitas Mulia – kuota 1.260, pagu anggaran Rp6.490.000.000
Berikut kampus dengan pagu anggaran di atas Rp1 miliar tapi di bawah Rp3 miliar:
- Politeknik Pertanian – kuota 465, pagu anggaran Rp1.561.500.000
- STIKES Dirgahayu Samarinda – kuota 200, pagu anggaran Rp1.350.000.000
- STIKES Mutiara Mahakam – kuota 400, pagu anggaran Rp2.362.500.000
- STIKES Samarinda – kuota 280, pagu anggaran Rp1.933.375.000
- STMIK Wicida – kuota 245, pagu anggaran Rp1.220.500.000
- Universitas Nahdlatul Ulama – kuota 490, pagu anggaran Rp2.199.000.000
- STIE Balikpapan – kuota 300, pagu anggaran Rp1.600.000.000
- STT Migas Balikpapan – kuota 400, pagu anggaran Rp2.000.000.000
- STAI Sangatta – kuota 250, pagu anggaran Rp1.000.000.000
- STIPER Kutim – kuota 315, pagu anggaran Rp1.575.000.000
- Universitas Muhammadiyah Berau – kuota 413, pagu anggaran Rp2.018.500.000
- Universitas Kutai Kartanegara – kuota 620, pagu anggaran Rp1.789.239.650
(wan)




