ARUSBAWAH.CO - Hujan deras yang mengguyur Kota Samarinda pada Sabtu (3/1/2026) menyebabkan genangan air di lantai enam gedung Pasar Pagi Samarinda yang baru.
Kondisi tersebut memicu kekhawatiran pedagang, terlebih aktivitas pengisian lapak dan penataan barang dagangan baru saja dimulai.
Sebuah video berdurasi sekitar 58 detik yang beredar luas di media sosial memperlihatkan lorong lantai enam pasar tergenang air hujan.
Dalam rekaman tersebut, air terlihat merembes masuk ke dalam bangunan dan mengalir di depan lapak pedagang, diduga akibat tempias hujan yang tidak tertahan sistem bangunan.
Pedagang yang merekam video itu menegaskan bahwa air hujan bukan sekadar membasahi area luar, tetapi sudah masuk ke bagian dalam pasar.
“Hujan sampai ke dalam, ini terbukti banjir. Kami sudah mulai mengisi barang. Tolong solusinya, Bu,” ujar pedagang dalam video tersebut.
Pedagang Khawatir Kerusakan Barang dan Keselamatan
Genangan air di lantai atas Pasar Pagi dinilai sangat mengkhawatirkan, mengingat para pedagang tengah bersiap membuka aktivitas jual beli.
Selain berpotensi merusak barang dagangan, kondisi tersebut juga dinilai dapat membahayakan keselamatan pedagang dan pengunjung.
Keluhan yang muncul turut menyoroti potensi persoalan pada desain atau pengerjaan bangunan, khususnya di lantai atas yang seharusnya terlindungi dari paparan hujan dan cuaca ekstrem.
Respons Dinas Perdagangan: Koordinasi Lintas Instansi
Menanggapi keluhan tersebut, Kepala Dinas Perdagangan Kota Samarinda, Nurrahmani, memastikan pihaknya tidak tinggal diam.
Ia menyatakan telah melakukan koordinasi awal lintas instansi untuk menindaklanjuti genangan air di lantai enam Pasar Pagi.
Menurut Nurrahmani, yang akrab disapa Yama, pihaknya telah berkomunikasi dengan Asisten II Sekretariat Daerah Kota Samarinda, Marnabas Patiroy, serta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR).
“Saya koordinasikan ini dengan Pak Asisten II dan PUPR. Kami akan berkoordinasi lebih lanjut secara intens agar penanggulangan ke depan bisa dilakukan secara cepat,” ujarnya kepada tim redaksi melalui pesan WhatsApp, Sabtu (3/1/2026).
Tim Disdag Dijadwalkan Turun ke Lapangan
Yama menegaskan, Dinas Perdagangan akan menurunkan tim ke lapangan untuk melakukan pengecekan lebih rinci terhadap kondisi bangunan Pasar Pagi, khususnya di area yang terdampak genangan.
Pengecekan tersebut akan difokuskan pada lantai-lantai yang mengalami rembesan air, sekaligus mengidentifikasi titik-titik masuk air hujan sebagai bahan koordinasi lanjutan dengan instansi teknis.
“Besok tim kami akan melihat secara lebih detail, lantai mana saja dan bagian mana saja yang terdampak, sebagai bahan koordinasi dan penentuan langkah penanggulangannya,” tandasnya.
Dinas Perdagangan berharap, langkah cepat dan koordinasi lintas instansi dapat mencegah persoalan serupa terulang, sehingga aktivitas perdagangan di Pasar Pagi Samarinda dapat berjalan aman dan lancar. (isa)




