Adapun komponen lain-lain pendapatan daerah yang sah ditargetkan sebesar Rp14,234 miliar.
Pada akhir tahun, komponen ini terealisasi penuh sebesar Rp14,234 miliar atau 100 persen. Capaian ini menunjukkan seluruh sumber pendapatan tambahan berhasil dimaksimalkan.
Dari sisi belanja, Pemerintah Kota Samarinda mengalokasikan total belanja daerah sebesar Rp5,801 triliun.
Realisasi belanja hingga akhir tahun mencapai Rp5,227 triliun atau 90,10 persen. Angka tersebut mencerminkan serapan anggaran yang relatif tinggi, meskipun masih terdapat sisa belanja yang belum terserap.
Belanja operasi menjadi komponen terbesar dalam struktur pengeluaran daerah.
Dari target Rp3,064 triliun, realisasi mencapai Rp2,834 triliun atau 92,47 persen.
Tingginya serapan belanja operasi menunjukkan fokus pemerintah daerah pada pembiayaan kegiatan rutin, pelayanan publik, serta belanja pegawai dan barang jasa.
Sementara itu, belanja modal yang berkaitan langsung dengan pembangunan fisik dan pengadaan aset ditargetkan sebesar Rp2,730 triliun.
Realisasi tercatat Rp2,390 triliun atau 87,54 persen.
Tag



