Arus Publik

SMSI

Rapimnas dan HUT ke-9 SMSI, Soroti Tantangan Media Siber hingga Kirim Surat Terbuka ke Presiden Prabowo

Minggu, 8 Maret 2026 19:25

RAPIMNAS - Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) menggelar Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) di Millennium Hotel Sirih, Jakarta, pada 6–7 Maret 2026/ HO to Arusbawah.co

ARUSBAWAH.CO -  Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) menggelar Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) di Millennium Hotel Sirih, Jakarta, pada 6–7 Maret 2026.

Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-9 SMSI, organisasi yang menaungi ribuan perusahaan pers siber di Indonesia.

Forum tersebut dihadiri para ketua SMSI provinsi dari seluruh Indonesia serta sejumlah tokoh pers nasional dan pimpinan organisasi media.

Dari Dewan Pers hadir Ketua Dewan Pers Prof. Komaruddin Hidayat bersama tiga anggota lainnya, yakni Yogi Hadi Ismanto, Rosarita Niken Widiastuti, dan Dahlan Dahi.

Selain itu, sejumlah perwakilan organisasi konstituen Dewan Pers juga hadir, di antaranya Ketua Umum ATVLI Bambang Santoso, Ketua Umum PWI Ahmad Munir, Direktur Eksekutif AMSI Elin Y. Kristanti, Koordinator PFI Pusat Sopian, serta Wakil Ketua Bidang Organisasi SPS Wilson Lumi.

Dari jajaran Dewan Pembina SMSI terlihat hadir Prof. Dr. Harris Arthur Hedar selaku ketua dan Mayjen (Purn) Joko Warsito sebagai wakil ketua.

Sementara dari Dewan Pakar SMSI hadir Prof. Dr. Yuddy Crisnandi dan Prof. Dr. Henri Subiakto.

Turut hadir pula Ketua Forum Pemred SMSI Theodorus Dar Edi Yoga.

Rapimnas untuk Menyatukan Persepsi Organisasi

Ketua Umum SMSI Firdaus mengatakan Rapimnas digelar untuk menyatukan persepsi seluruh pengurus SMSI di Indonesia sekaligus merumuskan sikap organisasi terhadap berbagai isu strategis yang dihadapi industri media.

Menurutnya, forum ini menjadi momentum penting bagi SMSI untuk memberikan kontribusi nyata bagi bangsa dan negara.

Rapimnas ini merupakan panggilan bagi SMSI untuk memberikan kontribusi nyata kepada bangsa dan negara,” ujar Firdaus.

Ia menjelaskan, SMSI sejak awal berdiri menjadi rumah bersama bagi media startup dan media lokal yang banyak didirikan oleh wartawan profesional, termasuk jurnalis yang terdampak pemutusan hubungan kerja dari perusahaan media besar.

Firdaus menilai banyak wartawan berpengalaman yang sebenarnya masih memiliki potensi besar untuk berkontribusi di dunia jurnalistik, namun terpaksa beralih profesi demi bertahan hidup.

Karena itu, SMSI mendorong para jurnalis di daerah untuk tetap menjaga idealisme dengan mendirikan dan mengelola perusahaan media sendiri.

SMSI hadir untuk menjaga idealisme wartawan atau jurnalis,” tegasnya.

Tantangan Berat Media Siber

Firdaus mengakui perjalanan SMSI selama sembilan tahun tidak selalu mudah.

Organisasi tersebut menghadapi berbagai tantangan, baik dari sisi internal maupun eksternal.

Saat ini SMSI memiliki 3.181 perusahaan pers anggota, yang sebagian besar merupakan media startup dengan sumber daya terbatas.

Kondisi ini membuat media kecil menghadapi tantangan besar untuk bersaing di tengah perkembangan industri digital yang sangat cepat.

Tag

MORE