ARUSBAWAH.CO - Peran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Bontang dalam mendukung program kesehatan anak kembali terlihat melalui penyelenggaraan Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) di SDN 005 Bontang Utara.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah menjaga kesehatan peserta didik sejak dini, sekaligus memastikan seluruh anak di satuan pendidikan dasar mendapatkan imunisasi sesuai jadwal.
Pelaksanaan BIAS di sekolah tersebut turut melibatkan Puskesmas dan tenaga medis yang secara langsung menangani proses pemberian vaksin kepada siswa.
Di lapangan, sinergi antara sekolah dan tenaga kesehatan menjadi faktor yang membuat program ini berjalan lancar.
Koordinasi dilakukan mulai dari pendataan siswa, pemberian sosialisasi kepada orang tua, hingga proses pelaksanaan imunisasi di ruang kelas yang sudah disiapkan.
Kegiatan ini juga menunjukkan bahwa peran sekolah tidak hanya sebatas menyelenggarakan pembelajaran, tetapi juga memastikan peserta didiknya memperoleh layanan kesehatan dasar yang dibutuhkan.
Imunisasi dipandang penting karena berfungsi sebagai perlindungan pertama bagi anak terhadap berbagai penyakit menular yang berpotensi mengganggu aktivitas belajar.
Kepala SDN 005 Bontang Utara, Ratna Husain, menyampaikan bahwa program BIAS di sekolahnya berjalan tanpa hambatan berarti.
“Kami sangat mendukung program ini karena kesehatan anak merupakan prioritas utama. Dengan adanya imunisasi, anak-anak menjadi lebih terlindungi dan siap mengikuti kegiatan belajar tanpa hambatan kesehatan,” ujar Ratna, Rabu (12/11/2025).
Menurutnya, dukungan orang tua yang mendampingi anak-anak pada hari pelaksanaan turut memberikan suasana yang lebih kondusif.
Dari sisi pemerintah daerah, Kepala Disdikbud Kota Bontang, Abdu Safa Muha, mengapresiasi keseriusan sekolah dalam menjalankan program imunisasi tersebut.
Ia menegaskan bahwa seluruh sekolah di Kota Bontang terus diminta aktif bekerja sama dengan Puskesmas agar cakupan imunisasi bisa merata.
“Program BIAS merupakan bentuk sinergi lintas sektor antara dunia pendidikan dan kesehatan. Kami berharap semua sekolah di Bontang dapat berpartisipasi aktif agar generasi muda kita tumbuh sehat, cerdas, dan berdaya saing,” ungkap Abdu Safa Muha.
Melalui pelaksanaan BIAS ini, Disdikbud Bontang kembali menegaskan bahwa peningkatan mutu pendidikan tidak dapat dipisahkan dari upaya menjaga kesehatan peserta didik.
Kesadaran akan pentingnya imunisasi dianggap sebagai pondasi yang mendukung kualitas sumber daya manusia yang tangguh, kompetitif, dan berkelanjutan di masa mendatang. (adv)




