ARUSBAWAH.CO - Hj. Syarifah Alawiyah, S.Sos., M.Si. resmi dilantik sebagai Kepala Dinas Kependudukan, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DKP3A) Provinsi Kalimantan Timur dalam pelantikan pejabat pimpinan tinggi pratama yang dipimpin Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas'ud.
Perempuan yang lahir di Samarinda pada 8 Agustus 1971 ini bukan sosok baru di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur.
Selama lebih dari tiga dekade, ia mengabdikan diri sebagai aparatur sipil negara (ASN) dan menduduki berbagai jabatan strategis.
Kini, Syarifah Alawiyah dipercaya memimpin DKP3A Kaltim, perangkat daerah yang memiliki tugas menangani urusan kependudukan, pemberdayaan perempuan, serta perlindungan anak di Kalimantan Timur.
Rekam Jejak Karier Syarifah Alawiyah
Sebelum menjabat sebagai Kepala DKP3A Kaltim, Syarifah Alawiyah mengemban amanah sebagai Kepala Biro Administrasi Pimpinan (Adpim) Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Timur.
Selama kurang lebih 35 tahun berkarier di dunia birokrasi, ia dikenal memiliki pengalaman dalam bidang administrasi pemerintahan, pelayanan publik, hingga keprotokolan.
Pengalaman panjang tersebut menjadi bekal dalam menjalankan tugas barunya, terutama dalam memperkuat program pemberdayaan perempuan, perlindungan anak, dan pelayanan administrasi kependudukan di Kalimantan Timur.
Di kalangan birokrasi maupun masyarakat, Syarifah Alawiyah dikenal sebagai sosok pemimpin yang tegas, disiplin, dan berdedikasi tinggi dalam menjalankan tugas pemerintahan.
Aktif Mengajar di Universitas Mulawarman
Selain berkarier sebagai birokrat, Syarifah Alawiyah juga aktif di dunia pendidikan.
Sejak 2012, ia menjadi Dosen Luar Biasa pada Program Studi S1 Pemerintahan Integratif (PIN) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Mulawarman.
Ia mengampu mata kuliah Keprotokolan, membagikan pengalaman praktis selama bertugas menangani berbagai kegiatan pemerintahan, termasuk pelayanan tamu-tamu VVIP dan penyelenggaraan acara kenegaraan.
Latar Belakang Pendidikan
Syarifah Alawiyah menyandang gelar Sarjana Sosial (S.Sos.) dan Magister Sains (M.Si.).
Meski informasi mengenai perguruan tinggi tempat menempuh pendidikan S1 dan S2 tidak dipublikasikan secara rinci, latar belakang akademiknya menjadi salah satu modal penting dalam perjalanan karier birokrasi yang telah dijalani selama puluhan tahun.
Dengan pengalaman panjang di pemerintahan serta keterlibatan di dunia akademik, Syarifah Alawiyah diharapkan mampu memperkuat berbagai program DKP3A Kaltim, mulai dari peningkatan kualitas pelayanan administrasi kependudukan hingga perlindungan perempuan dan anak di Kalimantan Timur. (sal)
- Profil drg. Ahmad Jais, Direktur Definitif RSUD Kanujoso Djatiwibowo yang Baru Dilantik Rudy Mas'ud! Punya Target Kejar Akreditasi JCI
- Rumah Didatangi Pihak Aliansi soal Konten Dianggap Menyinggung, Sudarno: Saya Merdeka dalam Berpikir
- Yenni Eviliana: DPRD Kaltim Tetap Jaga Proses Hak Angket Berjalan Sesuai Aturan




