Di titik inilah nama Aulia Rahman Basri, yang menjabat sebagai Wakil Ketua DPC PDIP Kukar, muncul sebagai sosok pengganti.
Rekam jejak Aulia Rahman Basri yang dinilai dekat dengan Edi Damansyah serta keterlibatannya dalam berbagai urusan birokrasi Pemkab Kukar membuat transisi tersebut berjalan mulus dan terkoneksi dengan baik bersama Rendi Solihin.
Peran strategis Aulia Rahman Basri selama ini disebut menjadi modal kuat dirinya diusung pada PSU Pilkada Kukar 2025.
Aulia Rahman Basri menegaskan bahwa dirinya bukan figur baru yang muncul mendadak, melainkan sejak awal turut merumuskan visi-misi Kukar Idaman yang diusung pasangan Edi–Rendi.
Sebagai putra daerah, Aulia Rahman Basri merasa memiliki tanggung jawab moral untuk memajukan Kukar dan memastikan arah pembangunan tetap sesuai dengan aspirasi masyarakat.
Pada akhirnya, pasangan Aulia Rahman Basri–Rendi Solihin kembali bersaing dengan AYL–AZA dan Dendi–Alif dalam PSU Pilkada Kukar 2024.
Hasilnya, Aulia–Rendi ditetapkan sebagai pemenang dan resmi menyandang posisi Bupati dan Wakil Bupati Kukar.
Pada Senin (23/6/2025), pasangan tersebut dilantik oleh Gubernur Kaltim Rudy Masud di Pendopo Lamin Etam, Samarinda, menandai babak baru kepemimpinan di Kutai Kartanegara.
(apr)




