Arus Publik

Hari Tani Nasional 2025

Prabowo Pidato di Sidang Majelis PBB, 25 Ribu Petani Turun ke Jalan Desak Pemerintah Tuntaskan Masalah Agraria

Kamis, 25 September 2025 13:19

AKSI - Aksi demo petani desak adanya reformasi agraria sejati/ HO to Arusbawah.co

ARUSBAWAH.CO -  Ketika Presiden RI Prabowo Subianto berpidato di forum Sidang Majelis PBB, di Indonesia ribuan tani menyuarakan keresahan mereka dalam aksi demonstrasi menyuarakan reformasi agraria sejati, 

Diketahui, Prabowo Subianto dijadwalkan menyampaikan pidatonya pada Selasa (23/9) pagi pukul 09.00 waktu New York atau Selasa malam pukul 20.00 WIB.

Prabowo pidato di urutan ketiga setelah Presiden Brasil Lula Da Silva, dan Presiden AS Donald Trump. 

Tak selang beberapa jam setelah itu, bertepatan dengan Hari Tani 24 September 2025, sekitar dua belas ribu petani berdemonstrasi ke Jakarta menuntut pemerintah menuntaskan 24 masalah struktural agraria dan sembilan langkah perbaikan.

Selain di Jakarta, sekitar tiga belas ribu petani lainnya akan berdemonstrasi di berbagai tempat sebagai dukungan terhadap tuntutan reformasi agraria sejati.

“Melalui aksi ini, para petani akan menyampaikan sembilan tuntutan perbaikan atas 24 masalah struktural (krisis) agraria akibat 65 tahun UUPA 1960 dan agenda reforma agraria yang tidak dijalankan lintas rezim pemerintahan,” kata Dewi Kartika, Sekjen Konsorsium Pembaruan Agraria (KPA) yang mewakili 139 organisasi petani dan nelayan, pada konferensi pers, 21 September 2025 di Jakarta.

Di ibukota, para petani bersama gerakan buruh, mahasiswa dan gerakan masyarakat sipil lainnya akan menuju Gedung DPR RI untuk menuntut perbaikan.

Para petani tersebut berasal dari Jawa Barat dan Banten, yakni Serikat Petani Pasundan dari lima Kabupaten (Garut, Tasikmalaya, Ciamis, Banjar dan Pangandaran), Serikat Petani Majalengka, Serikat Pekerja Tani Karawang, Pemersatu Petani Cianjur, Paguyuban Petani Suryakencana Sukabumi, Pergerakan Petani Banten dan Serikat Tani Mandiri Cilacap.

Selain di Jakarta, berbagai lokasi aksi peringatan Hari Tani Nasional 2025 secara serentak adalah di Aceh Utara, Medan, Palembang, Jambi, Bandar Lampung, Semarang, Blitar, Jember, Makassar, Palu, Sikka, Kupang, dan Manado.

Abay Haetami, Ketua Pergerakan Petani Banten (P2B) yang turut hadir dalam konferensi pers tersebut mengatakan, para petani Banten akan ikut serta dalam aksi Hari Tani 2025 ini karena di wilayah Banten banyak terjadi konflik antara petani dan aparat militer yang atas nama ketahanan pangan mengambil alih tanah rakyat, menghancurkan pohon dan tanaman yang telah bertahun-tahun menjadi tulang punggung ekonomi keluarga dan menggantinya dengan jagung.

“Konflik di pesisir Ujung Kulon juga banyak terjadi ketika nelayan tak boleh menghampiri pulau untuk berlindung dari cuaca buruk di laut, malah dituduh sebagai pencuri,” katanya. 

Tag

MORE