SAMARINDA, Arusbawah.co - Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kalimantan Timur (Dispora Kaltim), Agus Hari Kesuma, menegaskan bahwa Sport Development Index (SDI) memegang peranan strategis sebagai landasan dalam pengambilan kebijakan, baik oleh Dispora Kaltim maupun instansi sejenis di kabupaten dan kota lainnya.
Agus menganggap SDI sebagai alat penting yang membantu dalam mengukur partisipasi masyarakat dalam olahraga, sekaligus mendukung visi Desain Olahraga Besar Nasional (DBON).
"Dengan SDI, kami dapat merancang program dan kegiatan yang terukur, efisien, dan efektif," ungkapnya beberapa waktu lalu.
Dia menyoroti visi "Mewujudkan Indonesia Bugar" pada tahun 2045 yang tertuang dalam Perpres Nomor 86 Tahun 2021 tentang DBON. Visi ini menargetkan partisipasi 70 persen masyarakat dalam olahraga minimal 3 kali seminggu dengan durasi minimal 60 menit, serta 60 persen masyarakat memiliki tingkat kebugaran jasmani yang baik.
Dalam Peta Jalan DBON dari Permenpora Nomor 6 Tahun 2022, terdapat target partisipasi masyarakat dalam olahraga sebesar 37 persen pada tahun 2023 yang diharapkan naik menjadi 40 persen pada tahun 2024.
Tag



