Advertorial

DPRD Samarinda

Penanggulangan Banjir di Samarinda Ulu Dinilai Belum Maksimal, DPRD Minta Evaluasi Menyeluruh

Senin, 19 Mei 2025 20:19

ANGGOTA DEWAN - Sekretaris Komisi II DPRD Kota Samarinda, Rusdi Doviyanto

ARUSBAWAH.CO -  Sekretaris Komisi II DPRD Kota Samarinda, Rusdi Doviyanto, mengungkapkan keprihatinannya terhadap kondisi beberapa titik rawan banjir yang masih ditemukan di wilayah Daerah Pemilihan (Dapil) 4, khususnya di kawasan Samarinda Ulu

Menurut Rusdi, langkah-langkah seperti pembersihan drainase memang telah dilakukan oleh pemerintah.

Namun, ia menilai bahwa saluran air yang ada di beberapa lokasi masih belum memadai karena ukurannya terlalu kecil, sehingga air hujan tidak dapat mengalir secara optimal.

“Memang sudah dilakukan pembersihan saluran, tetapi di beberapa titik drainasenya terlalu sempit. Ini harus diperbesar agar genangan air tidak terjadi lagi,” jelasnya.

Tak cuma banjir, Rusdi juga menyoroti pelayanan air bersih dari Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) yang masih belum merata.

Ia mencontohkan kawasan Pandan Mekar di Air Hitam yang hingga kini belum mendapat pasokan air karena letaknya berada di dataran yang lebih tinggi.

“Di wilayah Pandan Mekar, distribusi air dari PDAM belum menjangkau. Hal ini karena daerahnya lebih tinggi, sehingga butuh pompa untuk mendorong aliran air,” katanya.

Ia menyebut bahwa PDAM saat ini tengah menganggarkan dana untuk pengadaan pompa air guna mengatasi kendala tersebut.

Namun, prosesnya masih terkendala karena belum ditemukan lokasi strategis untuk instalasi pompa.

“Saat ini mereka sedang cari lokasi yang sesuai untuk pemasangan pompa, sambil menyiapkan anggarannya,” tambah Rusdi.

Menurutnya, baik permasalahan banjir maupun air bersih perlu ditangani dengan pendekatan jangka panjang dan dukungan lintas sektor agar pelayanan kepada masyarakat bisa lebih optimal.

Rusdi berharap ke depan tidak ada lagi wilayah di Samarinda yang mengalami kesulitan akibat banjir maupun minimnya akses air bersih. (adv) 

Tag

MORE