ARUSBAWAH.CO - Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) melalui program Jospol, salah satu program andalan Gubernur Rudy Mas’ud dan Wakil Gubernur Seno Aji, mulai menyalurkan insentif bagi guru honorer dan pengajar pesantren.
Janji pemberian insentif tersebut sudah disampaikan Rudy Mas’ud saat penyerahan bantuan insentif secara simbolik perwakilan guru honorer pada 25 Juni 2025 lalu.
Saat itu, gubernur menegaskan akan memberikan insentif kepada 32.222 guru honorer dari PAUD, TK, SD, SMP, SMA, RA, MI, MTs, hingga pondok pesantren, baik swasta maupun negeri se-Kaltim.
Namun, saat ini, realisasi penyaluran insentif baru mencapai 25.891 penerima.
Dari jumlah tersebut, 4.910 orang adalah pengajar TPA/TPQ/LPQ, 3.128 guru RA/MI/MTs, dan 17.853 guru honorer sekolah.
Distribusi Insentif Guru Honorer di 10 Kabupaten/Kota
Penerima tersebar di sepuluh kabupaten dan kota dengan jumlah berbeda-beda.
* Di Kota Samarinda, tercatat 583 pengajar TPA/TPQ/LPQ, 835 guru RA/MI/MTs, dan 2.093 guru honorer sekolah, total 3.511 penerima.
* Kota Balikpapan menyalurkan insentif kepada 828 pengajar TPA/TPQ/LPQ, 409 guru RA/MI/MTs, dan 3.018 guru honorer, total 4.255 orang.
* Kabupaten Penajam Paser Utara memiliki 627 pengajar TPA/TPQ/LPQ, 91 guru RA/MI/MTs, dan 990 guru honorer, total 1.708 penerima.
* Kabupaten Paser menyalurkan insentif kepada 398 pengajar TPA/TPQ/LPQ, 249 guru RA/MI/MTs, dan 1.138 guru honorer, total 1.785 orang.
* Di Kota Bontang, penerima insentif berjumlah 2.072 orang, terdiri dari 906 pengajar TPA/TPQ/LPQ, 189 guru RA/MI/MTs, dan 977 guru honorer.
* Kabupaten Kutai Timur menyalurkan kepada 476 pengajar TPA/TPQ/LPQ, 190 guru RA/MI/MTs, dan 3.521 guru honorer, total 4.187 orang.
* Kabupaten Berau memiliki 447 pengajar TPA/TPQ/LPQ, 193 guru RA/MI/MTs, dan 1.369 guru honorer, total 2.009 penerima.
* Kabupaten Kutai Kartanegara menempati posisi tertinggi dengan 5.368 penerima, terdiri dari 609 pengajar TPA/TPQ/LPQ, 854 guru RA/MI/MTs, dan 3.905 guru honorer.
Tag



