Advertorial

Diskominfo Kaltim

Pemprov Kaltim Gandeng Cambridge University Press and Assessment, Jajaki Kerja Sama Pendidikan

Selasa, 3 Juni 2025 16:37

KERJA SAMA - Wakil Gubernur Kalimantan Timur, Seno Aji, menyambut Cambridge University Press and Assesment dalam pertemuan dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Foto: Dok. Pemprov Kaltim)

ARUSBAWAH.CO - Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur menggelar pertemuan penting bersama perwakilan Cambridge University Press and Assessment di Ruang Kerja Wakil Gubernur, Lantai 2, Kantor Gubernur Kaltim, Selasa (3/6/2025).

Agenda tersebut membahas peluang kerja sama strategis dalam pengembangan SMA unggulan di Kaltim melalui program internasional Cambridge.

Program ini ditawarkan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dengan menambahkan mata pelajaran berbahasa Inggris serta menghadirkan standar asesmen internasional sebagai tolok ukur kemampuan siswa.

Dengan adanya program ini, para siswa diharapkan lebih siap melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi luar negeri sekaligus memiliki daya saing global berkat penguasaan bahasa Inggris dan standar akademik setara sekolah internasional.

Wakil Gubernur Kalimantan Timur, Seno Aji, menyambut baik inisiatif tersebut.

Ia menyebut kerja sama ini sebagai peluang emas yang dapat memberi dampak besar bagi kemajuan pendidikan di daerah.

Menurutnya, beberapa SMA negeri di Jawa yang lebih dulu mengadopsi program serupa berhasil melahirkan lulusan yang sukses menempuh studi di luar negeri.

“Ini saya pikir bagus. Kita akan mencoba menjajaki kerja sama ini karena ada SMA negeri di Jawa yang sudah menjalankannya dan menghasilkan lulusan yang bisa kuliah di luar negeri dengan baik,” ujar Seno Aji.

Dalam pemaparannya, Seno menyebutkan ada tiga SMA unggulan di Kaltim yang berpotensi menjadi proyek percontohan, yaitu di Samarinda, Kutai Kartanegara, dan Kutai Timur (Sangatta).

Ketiganya merupakan sekolah berasrama yang memang didesain sebagai pusat pendidikan unggulan.

Namun, ia menegaskan bahwa faktor biaya, terutama tuition fee, akan menjadi pertimbangan utama.

Jika dirasa terlalu tinggi, Pemprov Kaltim akan memulai kerja sama di satu sekolah terlebih dahulu sebagai tahap uji coba.

Jika hasilnya positif, barulah program diperluas ke sekolah lainnya.

“Kita ada tiga sekolah unggulan, satu di Samarinda, satu di Kukar, dan satu di Sangatta, Kutai Timur. Kita lihat dulu progresnya. Kalau bagus, kita tambah lagi,” jelasnya.

Langkah ini merupakan bagian dari visi Pemprov Kaltim dalam membangun sumber daya manusia yang unggul dan siap bersaing di tingkat nasional maupun internasional.

Dengan menggandeng Cambridge, diharapkan lulusan SMA unggulan di Kaltim tidak hanya mampu menembus universitas ternama luar negeri, tetapi juga menjadi agen perubahan yang membawa kemajuan di masa depan. (adv)

Tag

MORE