Advertorial

Diskominfo Kukar

Pemkab Kukar Gandeng KWT Perkuat Diversifikasi Pangan dan Peran Perempuan di Pertanian

Selasa, 25 November 2025 19:22

KUKAR - Pemkab Kukar Gandeng KWT Perkuat Diversifikasi Pangan dan Peran Perempuan di Pertanian (Kolase: Arusbawah.co)

ARUSBAWAH.CO - Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Kalimantan Timur, menggandeng Kelompok Wanita Tani (KWT) untuk mengembangkan budaya diversifikasi pangan melalui berbagai olahan kreatif.

Perempuan dinilai tidak hanya terampil dalam bercocok tanam, tetapi juga memiliki keahlian dalam mengolah hasil pangan menjadi produk bernilai tambah.

Kehadiran KWT diyakini mampu memperkuat ketahanan pangan daerah, memperluas diversifikasi hasil pertanian, memperbaiki kualitas lingkungan, sekaligus mendorong peran aktif perempuan di masyarakat lewat kreativitas dan kerja kolektif di sektor pertanian beserta produk turunannya.

KWT Kabupaten Kukar memiliki posisi yang sangat strategis, terutama dalam upaya mewujudkan swasembada dan ketahanan pangan mulai dari lingkup keluarga,” ujar Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri, di Tenggarong, Selasa (25/11/2025).

KWT, lanjutnya, juga menjadi wadah pemberdayaan perempuan di bidang pertanian yang berfungsi sebagai pusat belajar, ruang komunikasi, serta tempat pengembangan usaha untuk meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan keluarga.

Hingga kini, Kukar masih menjadi daerah dengan produksi padi tertinggi di Kalimantan Timur.

Produksinya bahkan terus menunjukkan tren peningkatan setiap tahun.

Meski demikian, penguatan produksi tetap diperlukan agar mampu memenuhi permintaan dari luar daerah.

Pada 2023, produksi padi Kukar tercatat sebesar 115,10 ribu ton gabah kering giling (GKG).

Angka ini naik menjadi 122,94 ribu ton pada 2024.

Sementara pada 2025, produksi diperkirakan kembali meningkat menjadi 127,89 ribu ton GKG, atau naik 4,95 ribu ton dari tahun sebelumnya (4,02 persen).

Sehari sebelumnya, saat melantik Ketua Umum dan Pengurus KWT Kukar periode 2025–2030, bupati menegaskan komitmennya memberikan bantuan stimulan di sektor pertanian, peternakan, dan perikanan.

“Namun sebelum bantuan diberikan, seluruh anggota KWT harus lebih dulu mendapatkan pelatihan agar mampu mengelola fasilitas yang disalurkan. Pemda juga akan melakukan evaluasi terhadap bantuan-bantuan yang sebelumnya diberikan,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa Program Kukar Idaman Terbaik, yang saat ini dijalankan Pemkab Kukar, merupakan gagasan dari mantan Bupati Edi Damansyah yang kini menjabat sebagai Ketua Kontak Tani dan Nelayan Andalan (KTNA) Kukar.

Untuk mendorong kemajuan Kukar ke depan, ia berharap perangkat daerah terus melakukan pembinaan dan pendampingan menyeluruh kepada KWT sehingga kelompok ini dapat meningkatkan kapasitas, kompetensi, dan kontribusinya dalam pembangunan pertanian secara luas.

(adv)

Tag

MORE