ARUSBAWAH.CO - Menjelang pelaksanaan Pekan Daerah (PEDA) XI Kelompok Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kalimantan Timur tahun 2025, berbagai persiapan terus dilakukan.
Salah satunya adalah peninjauan lokasi oleh Wakil Ketua DPRD Kaltim, Ekti Imanuel, ke Kelompok Tani Banteng Perjuangan yang fokus pada sektor peternakan sapi di Kampung Muhur, Kecamatan Siluq Ngurai.
Peninjauan Lapangan oleh DPRD Kaltim dan Pemprov
Kelompok Tani Banteng Perjuangan menjadi salah satu titik kunjungan utama peserta PEDA XI KTNA 2025.
Kelompok ini memiliki 30 anggota dan mengelola 50 ekor sapi potong di atas lahan seluas 100 hektare, yang merupakan lahan pinjam pakai dari perusahaan tambang PT Gunung Bayan.
Dalam kunjungannya, Ekti Imanuel didampingi oleh Asisten II Sekdaprov Kaltim Ujang Rahmad, yang juga menjabat sebagai Ketua Panitia PEDA Kaltim 2025, serta Kepala Dinas Kehutanan Kaltim Joko Istanto.
Rombongan disambut oleh Camat Siluq Ngurai, Sekcam, Kepala BPP Kecamatan, para penyuluh pertanian lapangan (PPL), serta para petani setempat.
“Kelompok tani ini menjadi contoh keberhasilan sinergi antara masyarakat, pemerintah, dan perusahaan dalam mendukung ketahanan pangan, khususnya di bidang peternakan,” ujar Ekti.
Tag



