Arus Publik

PDAM Samarinda Klarifikasi Penyebab Air Keruh, Minta Maaf atas Ketidaknyamanan

Rabu, 11 Februari 2026 22:24

AIR KERUH - Ilustrasi air keruh. (Arusbawah.co)

ARUSBAWAH.COPerumda Tirta Kencana Samarinda menjelaskan fenomena air keruh yang dikeluhkan warga beberapa hari terakhir bukan akibat menurunnya produksi, melainkan fenomena alam di Sungai Mahakam.

Humas Perumda, Taufik, menyebut perubahan warna air baku ini dikenal sebagai “air bangai”, yaitu kondisi air berubah kemerahan akibat panas berkepanjangan di Samarinda.

Air keruh bukan karena produksi PDAM menurun. Kualitas bahan kimia tetap stabil. Namun air baku dari Sungai Mahakam berubah merah karena fenomena alam,” jelas Taufik, Rabu (11/02/2026).

Proses Pengolahan Air Tetap Jalan, Curah Hujan Bantu Normalisasi

Dalam kondisi normal, air Sungai Mahakam bisa kembali jernih setelah diolah. 

Namun saat fenomena air bangai, kualitas air baku berbeda sehingga memengaruhi hasil air bersih.

“Biasanya air bisa kembali jernih setelah proses pengolahan. Tapi saat fenomena ini, air baku memang tidak seperti biasa karena pengaruh panas berkepanjangan,” tambah Taufik.

Kondisi mulai membaik setelah hujan deras mengguyur Samarinda, membantu menormalkan kualitas air baku. Kini, distribusi air bersih untuk pelanggan berangsur kembali jernih.

Tag

MORE