"Apabila nanti pemilik suaranya memberikan mandat dan amanat, ya kita siap," katanya.
Dalam kesempatan itu, Andi Satya Adi Saputra juga menanggapi pertanyaan wartawan mengenai isu yang mengaitkan jabatan Ketua DPD Golkar Samarinda dengan peluang maju pada Pemilihan Wali Kota Samarinda pada 2031.
Menurut dia, pembahasan mengenai Pilkada masih terlalu jauh karena saat ini baru tahun 2026.
"Ini kan baru tahun 2026. Kita bicara wali kota 2031, masih lima tahun yang akan datang," ujarnya.
Keputusan Maju Calon Wali Kota Merupakan Kewenangan Partai
Ketika kembali ditanya mengenai anggapan bahwa Ketua DPD Golkar Samarinda nantinya harus siap maju sebagai calon wali kota, Andi menegaskan keputusan tersebut merupakan kewenangan partai.
"Artinya begini, kalau kita bicara partai maka pemegang mandat itu kan siapa yang diberikan surat dari partai. Apabila partai menugaskan, ya otomatis siap. Tapi kalau ditanya apakah sekarang ada rencana dan lain-lainnya, belum kepikiran sama sekali. Belum kepikiran," pungkasnya.
(wan)
- 18 Tahun Berkantor di Bangunan Sewa, Kini Gerindra Kutai Barat Punya Sekretariat Permanen
- Ini Strategi Helmi Abdullah Hadapi Pilwali Samarinda, Mulai Perkuat Kepengurusan Gerindra dari Tingkat RT
- Profil drh. Arief Murdiyatno, Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kaltim yang Baru Dilantik Rudy Mas'ud
- Dari Jalanan ke Ruang Sidang, Sufyan Jufri Percaya Aktivis Tak Boleh Takut Masuk Politik
Tag




