Advertorial

Diskominfo Kaltim

Menteri ESDM Bahlil Ajak Kaltim Kelola PI Migas Sendiri, Gubernur Harum: Ini Peluang Besar

Senin, 21 Juli 2025 16:27

ILUSTRASI PENGEBORAN MINYAK DAN GAS - Pemerintah pusat ajak Kalimantan Timur untuk ambil peran lebih besar dalam pengelolaan sektor energi (Foto: Canva)

ARUSBAWAH.CO - Pemerintah pusat memberikan angin segar bagi Kalimantan Timur (Kaltim) untuk mengambil peran lebih besar dalam pengelolaan sektor energi.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, menegaskan bahwa participating interest (PI) dari pengelolaan Blok Jangkrik dan Merakes tidak boleh hanya tersentral di Jakarta, melainkan juga harus diberikan kepada pemerintah daerah Kaltim.

“Participating interest ini akan kita minta agar sebagian diserahkan kepada Pemda Kaltim,” ujar Bahlil dalam Musda XI Partai Golkar di Samarinda, Sabtu (19/7/2025).

Menurutnya, langkah tersebut akan memperkuat dana bagi hasil (DBH) sekaligus menempatkan Kaltim sebagai pemain utama dalam pembangunan ekonomi berbasis sumber daya alam.

“Daerah harus bisa menjadi tuan di rumahnya sendiri, bukan sekadar penonton,” tegasnya.

Selain itu, Bahlil juga mengumumkan kabar besar bahwa perusahaan migas asal Italia, Eni, siap menggelontorkan investasi senilai US$10 miliar atau sekitar Rp150 triliun untuk pengembangan Blok Merakes dan Jangkrik di lepas pantai Kaltim.

Proyek strategis ini dijadwalkan mulai bergulir pada 2027.

Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud atau yang akrab disapa Harum, menyambut baik langkah tersebut.

“Ini kabar menggembirakan bagi Kaltim, sebuah peluang besar yang harus kita manfaatkan,” ucapnya.

Harum menambahkan bahwa Pemprov Kaltim telah menyiapkan SDM lokal melalui program Gratispol dan Jospol agar masyarakat setempat bisa ikut ambil bagian dalam industri migas.

“Anak-anak Kaltim harus mampu berdiri di garis depan, bukan hanya jadi tamu atau penonton,” tandasnya.

Dengan dukungan pemerintah pusat dan kesiapan SDM lokal, Kaltim kini berada di titik penting untuk mengelola kekayaan alamnya secara lebih mandiri, adil, dan berkelanjutan. (adv)

Tag

MORE