ARUSBAWAH.CO - Suku Dayak dikenal sebagai masyarakat adat asli Pulau Kalimantan yang memiliki budaya sangat beragam.
Meski sering disebut dengan satu nama, Dayak sebenarnya terdiri dari banyak kelompok besar atau rumpun yang tersebar di berbagai wilayah Kalimantan, termasuk Indonesia, Malaysia, dan Brunei Darussalam.
Secara umum, masyarakat Dayak dibagi menjadi tujuh rumpun utama berdasarkan wilayah asal, bahasa, dan kemiripan budaya.
Dari tujuh rumpun Dayak tersebut kemudian berkembang ratusan sub-suku dengan adat dan tradisi masing-masing.
Dayak Ngaju, Dekat dengan Tradisi Sungai dan Kaharingan
Rumpun Dayak Ngaju banyak tinggal di wilayah Kalimantan Tengah hingga sebagian Kalimantan Selatan dan Kalimantan Barat.
Permukiman mereka umumnya berada di sepanjang aliran sungai besar seperti Kahayan, Kapuas, Barito, dan Katingan.
Dayak Ngaju dikenal memiliki hubungan erat dengan tradisi Kaharingan, kepercayaan leluhur masyarakat Dayak.
Salah satu tradisi paling terkenal adalah upacara Tiwah, yaitu ritual penghormatan terhadap arwah leluhur.
Selain itu, pakaian adat mereka identik dengan warna merah, ornamen bulu burung enggang, dan rompi dari kulit kayu.
Dayak Apo Kayan dengan Seni Tato dan Musik Sape’
Rumpun Dayak Apo Kayan tersebar di Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, hingga Sarawak.
Kelompok ini mencakup sub-suku Kenyah, Kayan, dan Bahau.
Ciri khas Dayak Apo Kayan terlihat dari seni tato tradisional dan budaya telinga panjang yang dahulu menjadi simbol status sosial.
Tag



