ARUSBAWAH.CO - Pada Kamis (16/07/2026), suasana di Jalan Jaya Makmur RT 09, Kelurahan Pendingin, Kecamatan Sanga-Sanga, Kabupaten Kutai Kartanegara, terasa ramai.
Warga, tokoh agama, hingga pengurus yayasan berkumpul menyaksikan momen yang mereka nantikan: peletakan batu pertama pembangunan Masjid Al-Ghazali.
Prosesi tersebut dilakukan langsung oleh Wakil Gubernur Kalimantan Timur Seno Aji bersama istrinya, Wahyu Seno Aji.
Bagi masyarakat setempat, peletakan batu pertama itu bukan sekadar seremoni.
Momen tersebut menjadi awal hadirnya sebuah rumah ibadah yang diharapkan kelak menjadi pusat aktivitas keagamaan sekaligus ruang berkumpul warga.
Dalam sambutannya, Seno Aji mengapresiasi semangat gotong royong masyarakat, tokoh agama, pengurus yayasan, hingga seluruh pihak yang berinisiatif mewujudkan pembangunan masjid tersebut.
Menurutnya, membangun masjid tidak hanya berarti mendirikan bangunan fisik, tetapi juga menanamkan nilai-nilai kebersamaan, pendidikan, dan pembinaan umat.
"Masjid memiliki fungsi yang sangat strategis, tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi pusat pendidikan, dakwah, dan pemberdayaan umat. Karena itu, pembangunan masjid harus mendapat dukungan bersama," ujar Seno Aji.
Ia berharap proses pembangunan Masjid Al-Ghazali berjalan lancar sehingga dapat segera dimanfaatkan masyarakat.
Selain menjadi tempat salat berjamaah, masjid tersebut diharapkan menjadi ruang penyelenggaraan pendidikan keagamaan, kegiatan dakwah, pembinaan generasi muda, hingga berbagai aktivitas sosial kemasyarakatan.
Seno Aji juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga semangat gotong royong selama proses pembangunan berlangsung.
Tahap Awal Butuh Anggaran Lebih dari Rp800 Juta
Berdasarkan rencana pembangunan, Masjid Al-Ghazali akan dibangun satu lantai dengan ukuran sekitar 25 meter x 33 meter.
Pada tahap pertama, pekerjaan difokuskan hingga penyelesaian plat lantai.
Untuk menyelesaikan tahap awal tersebut dibutuhkan anggaran lebih dari Rp800 juta.
Pembangunan selanjutnya akan dilakukan secara bertahap sesuai kemampuan pendanaan yang tersedia.
Disambut Antusias Warga
Prosesi peletakan batu pertama berlangsung khidmat dan mendapat sambutan hangat dari masyarakat Kelurahan Pendingin.
Sejumlah tokoh agama, tokoh masyarakat, perangkat kecamatan dan kelurahan, pengurus yayasan, hingga panitia pembangunan turut hadir menyaksikan dimulainya pembangunan rumah ibadah tersebut.
Keberadaan Masjid Al-Ghazali diharapkan tidak hanya menjadi tempat umat Islam menjalankan ibadah, tetapi juga menjadi ruang yang mempererat silaturahmi, memperkuat pendidikan keagamaan, dan menumbuhkan semangat kebersamaan di tengah masyarakat Sanga-Sanga. (red)




