ARUSBAWAH.CO - Center of Economic and Law Studies (CELIOS) menyoroti besarnya utang pemerintah Indonesia dalam laporan Ketimpangan Ekonomi Indonesia 2026: Republik Oligarki.
Dalam laporan tersebut, CELIOS menyebut jika total utang pemerintah dibagi dengan jumlah penduduk Indonesia, maka setiap warga negara secara implisit menanggung beban sekitar Rp33,8 juta.
CELIOS menjelaskan angka tersebut bukan berarti masyarakat harus membayar langsung utang negara secara pribadi.
Namun, beban utang negara dinilai tetap dapat dirasakan masyarakat melalui berbagai dampak ekonomi seperti pajak, inflasi, hingga berkurangnya ruang belanja sosial pemerintah.
Menurut CELIOS, kondisi tersebut menjadi perhatian karena terjadi di tengah ketimpangan ekonomi yang terus melebar dalam beberapa tahun terakhir.




