Arus Publik

Samarinda Terkini

Laba Tiga BUMD Samarinda 2025 di Angka Rp66 Miliar, Yang Mana Terbesar?

Selasa, 2 Juni 2026 22:34

MENJELASKAN - Kepala Bagian (Kabag) Ekonomi Pemerintah Kota Samarinda, Nadya Turisna/Arusbawah.co

 

Bank Samarinda Pecah Telur Setelah Dua Dekade

Secara umum, Nadya menilai performa ketiga BUMD milik Pemkot Samarinda menunjukkan tren positif dalam beberapa tahun terakhir.

Menurutnya, salah satu capaian yang cukup menonjol terjadi pada BPR Samarinda yang akhirnya berhasil membukukan laba setelah hampir dua dekade berkutat dengan berbagai persoalan keuangan.

“Kalau BPR itu hampir dua dekade baru bisa mencetak laba. Memang masih ada penyelesaian utang masa lalu, tetapi sekarang sudah menghasilkan keuntungan dan kondisi kesehatannya juga membaik,” ungkapnya.

Meski nominalnya paling kecil dibanding dua BUMD lainnya, capaian tersebut dianggap sebagai pencapaian penting karena menjadi laba pertama setelah hampir dua dekade perusahaan bergelut dengan persoalan keuangan.

Meski demikian, BPR masih harus menyelesaikan sejumlah kewajiban lama sehingga sebagian laba yang diperoleh berpotensi digunakan untuk memperkuat kondisi internal perusahaan.

“Yang masih ada hutang berarti Varia Niaga dan BPR. Jadi labanya juga dibagi untuk mengembalikan hutang, untuk tetap setor ke PAD,” kata Nadya.

Varia Niaga Berkembang dari Tiga Menjadi Delapan Unit Usaha

Khusus untuk Perumda Varia Niaga, Nadya menyebut perusahaan tersebut mengalami perkembangan cukup signifikan dalam beberapa tahun terakhir.

Jika sebelumnya hanya memiliki tiga unit usaha, kini jumlahnya telah bertambah menjadi delapan unit usaha.

Menariknya, seluruh unit usaha tersebut mampu menghasilkan keuntungan meskipun dengan nominal yang berbeda-beda.

“Dulu Varia Niaga hanya punya tiga usaha. Sekarang sudah delapan dan alhamdulillah semuanya menghasilkan laba, walaupun ada yang masih kecil,” ujarnya.

Menurut Nadya, pencapaian tersebut tidak lepas dari kebijakan efisiensi yang terus ditekankan Wali Kota Samarinda kepada seluruh BUMD.

Mulai dari pengendalian belanja pegawai, efisiensi biaya operasional hingga pengurangan pengeluaran yang dianggap tidak terlalu penting.

“Pak Wali selalu menekankan agar operasional dijalankan seefisien mungkin. Belanja pegawai jangan terlalu besar dan kegiatan-kegiatan yang tidak penting dikurangi,” katanya.

Teras Samarinda dan Bebaya Mart Dongkrak Kinerja Varia Niaga

Nadya juga mengakui sejumlah unit usaha baru mulai memberikan kontribusi terhadap peningkatan kinerja Varia Niaga.

Salah satunya adalah pengelolaan kawasan Teras Samarinda yang kini menjadi salah satu sumber pendapatan perusahaan daerah tersebut.

Selain itu, terdapat pula Bebaya Mart yang dikembangkan bukan semata-mata untuk mengejar keuntungan, melainkan sebagai instrumen pengendalian inflasi daerah.

Tag

MORE