Arus Daerah

Kumpulan Mitos Daerah

Kumpulan Mitos di Kalimantan Timur, Kepuhunan hingga Minum Air Sungai Mahakam

Ada Mitos Daya Tarik Sungai Mahakam

Rabu, 1 Oktober 2025 16:22

MITOS - Potret Patung Lembuswana dan Sungai Mahakam, Simak Kumpulan Mitos di Kalimantan Timur (Foto: IST)

ARUSBAWAH.CO - Indonesia dikenal bukan hanya karena pesona alamnya yang menawan, tetapi juga karena kekayaan budaya yang menyimpan banyak kisah mitos dan legenda.

Beberapa cerita yang unik dan mitos pun datang dari Kalimantan Timur.

Beragam kisah hadir sebagai mitos yang masih dipercayai oleh masyarakat Kalimantan Timur hingga kini.

Apa saja ya mitos dari tanah borneo ini?

Berikut kumpulan mitos dari Kalimantan Timur:

1. Pamali Tolak Tawaran Makanan (Kepuhunan)

Masyarakat Kalimantan punya sejumlah aturan tak tertulis yang dikenal dengan sebutan pamali, larangan adat yang diyakini bisa mendatangkan akibat buruk jika dilanggar.

Salah satu pamali yang paling sering terdengar adalah larangan menolak makanan yang ditawarkan.

Konon, menolak suguhan bisa membawa kesialan, yang mana hal ini disebut dengan kepuhunan.

Karena itu, bila warga setempat memberi makanan atau minuman, sebaiknya diterima dan dicicipi, meski tidak perlu dihabiskan.

Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, ada pula kebiasaan unik, yakni menjilat ujung jari lalu menyentuh leher, sebuah ritual sederhana yang dipercaya mampu menangkal bencana.

2. Minum Air Sungai Mahakam

Pernah dengar tentang Sungai Mahakam di Kalimantan Timur? Sungai legendaris ini membentang sepanjang kurang lebih 920 km, mengalir dari Kutai Barat hingga ke Samarinda, lalu bermuara di Selat Sulawesi.

Selain jadi nadi kehidupan masyarakat, Mahakam juga menyimpan pesona alam yang memikat sekaligus kisah mistis yang turun-temurun diceritakan.

Ada mitos menarik yang cukup populer. Konon, siapa pun yang pernah minum air Sungai Mahakam pasti akan kembali lagi suatu saat nanti.

Bukan sekadar kata-kata, banyak perantau maupun pendatang yang mengaku merasakan hal itu.

Entah karena rindu suasana Samarinda, keindahan alam sekitarnya, atau sekadar kebetulan, selalu saja ada alasan untuk pulang lagi ke tepian Mahakam.

Percaya atau tidak, mitos ini tetap jadi bagian dari daya tarik Sungai Mahakam.

Tag

MORE