ARUSBAWAH.CO - Waktu untuk kontrak BOT Mal Lembuswana tinggal sebentar lagi.
Kontrak kerja sama Build, Operate, and Transfer (BOT) antara Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Timur (Kaltim) dengan PT Cipta Sumena Indah Satresna (CSIS) bakal habis pada 26 Juli 2026 mendatang.
Setelah kontrak habis, seluruh aset, lahan dan bangunan bakal diserahkan kembali ke Pemprov Kaltim.
Kontribusi Minim Dibanding Nilai Kerja Sama
Menjelang berakhirnya kontrak, muncul persoalan terkait kontribusi ke daerah yang dinilai tidak sebanding dengan nilai aset dan lamanya masa kerja sama.
Selama hampir 30 tahun kerja sama berjalan, pemasukan yang benar-benar masuk ke kas daerah tercatat masih minim.
Hal itu dilansir dari laporan Keuangan Pemprov Kaltim Tahun Anggaran 2023 yang dihimpun redaksi Arusbawah.co pada, Rabu (25/3/2026).
Dalam Laporan yang dipublikasikan 2024 itu, total dana kemitraan yang diterima dari kerja sama BOT ini hanya sekitar Rp10,97 miliar.
Angka itu jauh di bawah nilai total kerja sama yang tercatat mencapai Rp51,25 miliar.
Rincian Dana Kemitraan
Dana sekitar Rp 10,97 Miliar itu bersumber dari beberapa item, dijabarkan sebagai berikut:
1. Tanah seluas 68.393 m2: Rp 9.638.035.000,-
2. Lahan tempat lokasi SMKK Rp 698.625.000,-
3. Bangunan Gedung Wanita Rp 173.370.000,-
4. Terminal: Rp 10.000.000,-
5. Biaya pengukuran kulture dan land clearing: Rp 450.000.000,-
Tag



