Advertorial

Komisi III DPRD Kaltim Bentuk Tim Khusus Telusuri Penyebab Longsor di Desa Batuah

Senin, 2 Juni 2025 16:21

POTRET - Wakil Ketua Komisi III, Akhmed Reza Fachlevi (Foto: Instagram @akhmed_reza)

ARUSBAWAH.CO - Komisi III DPRD Kalimantan Timur menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) pada Senin (2/6/2025) untuk membahas dampak serius dari bencana longsor yang terjadi di Kilometer 28, Desa Batuah, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar).

Rapat ini dipimpin langsung oleh Wakil Ketua Komisi III, Akhmed Reza Fachlevi, dan melibatkan sejumlah pihak penting, yakni Dinas ESDM Kaltim, perwakilan dari PT Baramulti Sukses Sarana (BSSR), Kepala Desa Batuah, tim hukum dari Aliansi Rakyat Tani Jaya Bersatu, hingga warga yang terdampak langsung oleh bencana.

“Sekitar 22 kepala keluarga terdampak langsung oleh longsor ini. Kami hadir bukan sekadar mendengar, tapi sebagai wujud nyata kepedulian dan komitmen dalam membela hak masyarakat,” tegas Reza usai memimpin rapat.

Komisi III menegaskan pentingnya penanganan yang menyeluruh.

Jika terbukti ada unsur kelalaian dari pihak perusahaan, maka mereka harus bertanggung jawab.

Meski Dinas ESDM menyebut faktor alam sebagai pemicu utama, DPRD Kaltim tetap membuka ruang klarifikasi untuk menggali lebih dalam berbagai kemungkinan.

“Kami menemukan adanya perbedaan perspektif. Di satu sisi ada kajian akademik dari Universitas Mulawarman, di sisi lain ada kesaksian warga yang mengalami langsung. Ini harus ditelaah secara komprehensif,” ungkap Reza.

Sebagai langkah konkret, Komisi III akan membentuk tim kajian terpadu yang terdiri dari Dinas ESDM, BBPJN, PT BSSR, dan unsur masyarakat.

Tim ini akan bekerja untuk menelusuri penyebab longsor dari berbagai sisi, baik teknis maupun sosial.

Tak berhenti di situ, DPRD Kaltim juga mendorong Pemerintah Desa Batuah agar aktif menjalin koordinasi dengan Pemkab Kukar guna mempersiapkan agenda peninjauan lapangan.

Kunjungan ini dijadwalkan pada pekan kedua Juni dan akan melibatkan seluruh instansi terkait.

Diharapkan, rangkaian langkah ini mampu melahirkan solusi nyata untuk pemulihan kondisi warga serta mencegah bencana serupa terulang di masa depan. (adv)

Tag

MORE