Arus Terkini

Kata Ketua RT soal Penemuan Bayi di Langgar Annidhol Samarinda: Kondisinya Sehat

Selasa, 29 Oktober 2024 2:29

Foto : Penemuan bayi di Langgar Annidhol oleh Asanusi Warga RT.6 Kelurahan Sidodadi Kecamatan Samarinda Ulu. (sumber/Warga RT.6).

ARUSBAWAH.CO - Ketua RT 7 Kelurahan Sidodadi, Gunandi membenarkan bahwa telah ditemukan oleh warganya yaitu 1 bayi di sekitaran Langgar Annidhol Kelurahan Sidodadi Kecamatan Samarinda Ulu Kota Samarinda pada Minggu (27/10/2024) lalu.

Dikatakannya kepada Tim Redaksi mengenai penemuan bayi di lingkungan RT 7, yang ditemukan oleh Asanusi, muadzin di Langgar Annidhol saat hendak melaksanakan ibadat salat.

“Kejadiannya Minggu, (27/10/2024) pada pukul 11:50 WITA, karena saat itu saya ada di Jalan Dr. Soetomo untuk hadiri undangan, saya mendapatkan kabar melalui telepon dan dikirim foto bayi itu, lalu segera saya bergegas pulang,” ujarnya.

Saat kejadian penemuan yang ditemukan oleh Asanudin itu diungkapnya dia sudah tidak melihat bayi itu secara langsung, dikarenakan telah dibawa oleh pihak dinas untuk melakukan pemeriksaan kesehatan.

“Jadi saya sampai, bayinya sudah dibawa oleh Dinas Sosial Samarinda bersama beberapa warga untuk dilakukan pemeriksaan,” ucapnya.

Dirinya juga mengetahui bahwa jenis kelamin dari bayi yang ditemukan itu memiliki jenis kelamin perempuan.

“Yang pasti perempuan, dan saya tidak bisa simpulkan apakah bayi itu ada tanda lahir atau tidak, hanya dapat lihat dari foto saja dan terlihat dalam keadaan sehat,” ungkapnya.

Gunandi menyampaikan kondisi terakhir bayi itu dalam keadaan sehat dan sedang dirawat di Rumah Sakit Umum AW Syahranie Samarinda, ditangani secara intensif untuk memasitikan kondisi si bayi.

Kemarin yang kita tahu bayi itu masih dirawat di Rumah Sakit AW Syahranie Samarinda, hingga sampai dengan saat ini kami juga belum peroleh informasi kabar si bayi,” tuturnya.

Ditanya soal siapa yang berhak merawat bayi itu, Gunandi sampaikan bukan ranah dia untuk berikan jawaban, karena wewenang untuk memutuskan siapakah yang berhak merawat bayi itu, hanya dinas terkait yang dapat memberi keputusannya dan upaya pencarian orang tua bayi.

“Seperti yang saya dengar, bayi itu akan dibawa ke Dinas Sosial Samarinda dulu, sambil menunggu proses penyelidikan pencarian orang tuanya oleh pihak kepolisian,” tambahnya.

“Banyak pihak yang ingin menerima bayi itu untuk merawatnya, namun jujur kami pun tidak bisa menetapkan permintaan menjadi orang tua adobsi, karena kami minim pegetahuan dan dari pihak dinas tentunya tidak akan asal-asalan untuk memilih atau menetapkan siapakah yang berhak menjadi orang tua adopsi si bayi,” tutupnya. (dil)

Tag

MORE