Ia juga menyertakan fakta adanya dosen dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Mulawarman yang masuk dalam daftar 2% ilmuwan paling berpengaruh di dunia versi Stanford University tahun 2025.
Fakta ini ia gunakan sebagai argumen kuat bahwa skeptisisme terhadap kemampuan putra-putri daerah adalah pandangan yang keliru.
Legitimasi Sosial dan Tanggung Jawab Moral
Lebih jauh, Senator Kaltim ini menyoroti aspek psikologi pembangunan.
Menurutnya, keterlibatan putra-putri daerah bukan sekadar soal pemenuhan kuota tenaga kerja, melainkan soal kedekatan emosional dan pemahaman mendalam terhadap daerah.
"Mereka lebih memahami seluk beluk wilayah, adat istiadat, hingga struktur sosial lokal," tambahnya.
Dalam narasinya, ia menekankan bahwa hubungan historis dengan daerah sering kali menciptakan komitmen dan tanggung jawab moral yang lebih besar guna mewujudkan perubahan positif.
"Mereka pun sering kali memiliki legitimasi yang lebih tinggi di mata masyarakat lokal," tulisnya memperkuat alasan mengapa SDM lokal harus diprioritaskan.
Ia juga memperingatkan agar pengisian jabatan strategis tidak terjebak dalam praktik politik pragmatis.
Tag



