Advertorial

Diskominfo Kaltim

Kaltim Jadi Tuan Rumah Kejuaraan Taekwondo Dunia "2nd East Borneo International Championship 2025"

Jumat, 18 Juli 2025 17:2

OLAHRAGA INTERNASIONAL - Kejuaraan 2nd East Borneo International Championship 2025 di GOR Segiri Samarinda (Foto: Instagram @disporapar.smr)

ARUSBAWAH.CO - Kalimantan Timur kembali menorehkan prestasi dengan menjadi sorotan dunia olahraga internasional.

Melalui ajang 2nd East Borneo International Championship 2025, GOR Segiri Samarinda menjelma menjadi arena bergengsi yang mempertemukan 920 atlet taekwondo, mulai dari berbagai provinsi di Indonesia hingga delegasi dari Korea Selatan, Malaysia, dan Filipina pada Kamis (17/7/2025).

Lebih dari sekadar pertandingan, kejuaraan ini menjadi jembatan diplomasi olahraga antarnegara sekaligus wadah pembinaan jangka panjang bagi atlet muda berbakat.

Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud, yang hadir untuk membuka acara, mengapresiasi penuh kejuaraan bertaraf internasional ini.

Menurutnya, taekwondo sarat nilai penting seperti disiplin, keberanian, dan pengendalian diri, karakter yang sejalan dengan visi Indonesia Emas 2045.

“Kepercayaan untuk menjadikan Kaltim sebagai tuan rumah membuktikan bahwa kita siap berperan di panggung global,” ujarnya.

Wali Kota Samarinda, Andi Harun, turut menegaskan bahwa kesempatan menjadi tuan rumah kedua kalinya adalah momentum emas untuk melahirkan atlet berprestasi.

“Dengan peserta yang begitu banyak dan antusiasme tinggi, inilah saatnya kita mencetak juara baru,” ungkapnya, seraya mendorong penyelenggaraan event serupa sebagai ajang try out rutin bagi atlet.

Ketua Umum Pengurus Besar Taekwondo Indonesia (PB TI), Letjen TNI Richard Tampubolon, menyebut ajang internasional ini sebagai sarana penting scouting atlet nasional.

Ia optimistis akan lahir bibit unggul yang mampu bersinar di level dunia, terlebih Kaltim sendiri memiliki sejarah atlet yang menembus pelatnas.

Dari total 920 peserta, 400 di antaranya adalah atlet Kaltim.

Ketua Pengprov TI Kaltim, Aidin Subihartanto Hadi, menjelaskan bahwa kejuaraan mencakup kategori prakadet, kadet, dan junior untuk nomor kyorugi dan poomsae.

Selain kompetisi, pihaknya menjadikan ajang ini sebagai langkah awal pemantauan atlet potensial untuk pembinaan terpusat dan peluang menuju pelatnas.

Dengan bergesernya kekuatan taekwondo Kaltim ke level junior, Aidin berharap kejuaraan ini menjadi titik awal pembinaan yang lebih sistematis dan berkelanjutan, demi memastikan Bumi Etam terus melahirkan generasi penerus yang mampu bersaing di kancah internasional. (adv)

Tag

MORE