ARUSBAWAH.CO - Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) mendorong percepatan pembangunan Rumah Layak Huni (RLH) bagi warga miskin ekstrem dengan menggandeng sektor swasta dan seluruh lapisan masyarakat.
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bidang Sumber Daya Alam (SDA), Perekonomian Daerah, dan Kesejahteraan Rakyat, Arief Murdiyatno, mengatakan bahwa kerja sama dengan perusahaan swasta menjadi kunci pengentasan kemiskinan, penurunan stunting, dan transformasi ekonomi dari ketergantungan pada sumber daya alam ekstraktif.
“Kami gencar melakukan pendekatan agar perusahaan di Kaltim, terutama sektor pertambangan dan perkebunan kelapa sawit, berkomitmen menjalankan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) demi mendukung visi pemerintah,” ujarnya di Samarinda, Rabu (09/07/2025).
Infrastruktur dan SDM Jadi Prioritas Pembangunan
Menurut Arief, pembangunan RLH tidak hanya meningkatkan kualitas hunian warga prasejahtera, tetapi juga berkontribusi pada perbaikan infrastruktur dan penurunan angka kemiskinan.
“Infrastruktur, seperti jalan dan irigasi, menjadi perhatian utama selain pengembangan sumber daya manusia. Tanpa infrastruktur memadai, pertumbuhan ekonomi akan berjalan lambat,” katanya.
Pemprov Kaltim juga menargetkan transformasi menuju ekonomi berkelanjutan, mengingat cadangan minyak dan batu bara akan habis di masa depan.
Tag



