Advertorial

Diskominfo Kaltim

Kaltim Fokus pada Pendidikan dan Kesehatan Gratis dalam RPJMD 2025–2029

Komitmen Kaltim Menuju Generasi Emas 2045

Rabu, 30 Juli 2025 10:28

BERDIRI - Wakil Gubernur Kaltim Seno Aji/ Foto: HO

ARUSBAWAH.CO -  Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) menegaskan fokus pembangunan lima tahun ke depan akan diarahkan pada sektor pendidikan dan kesehatan.

Langkah ini menjadi bagian dari strategi besar dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029 untuk mewujudkan visi "Kaltim Sukses Menuju Generasi Emas 2045".

Wakil Gubernur Kaltim, Seno Aji, mengungkapkan bahwa seluruh program strategis akan dijalankan melalui Unit Kerja Perangkat Daerah (UKPD) agar visi-misi daerah dapat diimplementasikan secara nyata.

"Fokus utama kami mencakup pendidikan gratis, layanan kesehatan universal, dan infrastruktur yang merata," kata Seno Aji saat Rapat Paripurna DPRD Kaltim di Samarinda, Senin lalu. 

Pendidikan Gratis: Tanggung Jawab Bertingkat

Seno menjelaskan bahwa bantuan pendidikan akan diberikan berdasarkan jenjang. Untuk SMA, SMK, dan perguruan tinggi—termasuk subsidi Uang Kuliah Tunggal (UKT)—menjadi tanggung jawab Pemprov Kaltim.

Sementara, pendidikan dasar seperti SD dan SMP akan menjadi prioritas kabupaten/kota sejalan dengan kebijakan nasional dan putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait pendidikan dasar gratis.

"Kami minta bupati dan wali kota ikut menyukseskan pendidikan gratis dari bawah sampai atas, sesuai peran kewenangannya," tambahnya.

RPJMD Sinkron dengan RPJPN 2025–2045

Rancangan jangka menengah Kaltim 2025–2029 telah diselaraskan dengan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) 2025–2045.

Tujuannya jelas: menjadikan Kaltim sebagai pusat pertumbuhan berkelanjutan di kawasan timur Indonesia.

Untuk itu, Pemprov menyiapkan dua poros program utama:

1. Peningkatan Akses Layanan Dasar

Program ini mencakup perluasan akses pendidikan menengah dan tinggi, layanan kesehatan gratis, pencegahan stunting, dan peningkatan konektivitas digital melalui akses internet merata.

2. Penguatan Struktur Ekonomi Daerah

Fokus pada pengembangan sektor industri, dukungan terhadap UMKM, pariwisata berbasis desa, serta penguatan infrastruktur transportasi dan digitalisasi layanan publik.

“Semua program tidak sekadar mengikuti dokumen visi-misi, tapi disusun berdasarkan kebutuhan nyata masyarakat Kaltim,” tegas Seno Aji. (adv)

Tag

MORE