Tantangan utama, menurutnya, adalah menjaga konsistensi penelitian dan publikasi.
"Dalam satu tahun kadang ada beberapa aplikasi yang tidak bisa diterbitkan, tapi bisa diterbitkan di tahun berikutnya. Selain itu, kesibukan sebagai dosen dan di struktural jurusan juga cukup menyita waktu," jelasnya.
Perjalanan akademiknya dimulai dari S1 di Universitas Negeri Makassar, S2 di Institut Teknologi 10 November Surabaya, dan S3 di Universitas Gadjah Mada.
Ia juga mengikuti program visit research Kemendikbud di Lancaster University selama enam bulan.
Sifriyani menjadi dosen Unmul sejak 2008, dan kini, di usia 42 tahun, ia tercatat sebagai guru besar termuda yang dikukuhkan tahun ini.
Rektor Unmul: Pengukuhan Guru Besar Dorong Kualitas Akademik
Sementara itu, Rektor Unmul, Abdunnur, mengatakan pengukuhan 18 guru besar ini menambah jumlah guru besar Unmul menjadi 93 orang dari total 1.524 dosen.
"Dengan adanya 18 ini, baru sudah ada 93 guru besar, sekitar 7% dari 1.300 dosen. Target kami, tahun depan, minimal 10% tercapai, terutama dengan tambahan dosen formasi 222 orang," ujarnya di hari yang sama.

Tag




