ARUSBAWAH.CO - Janji kampanye Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud dan Wakil Gubernur Seno Aji untuk memberikan seragam sekolah gratis kepada seluruh siswa SMA, SMK, dan SLB se-Kaltim belum bisa dinikmati sepenuhnya pada tahun 2025.
Pemprov Kaltim melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) mengakui bahwa pelaksanaan program Gratispol Seragam masih dibatasi oleh kondisi anggaran.
Hal itu sampaikan langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disdikbud Kaltim, Armin, saat menjawab pertanyaan media soal kesiapan distribusi seragam.
Armin menyebutkan bahwa keterbatasan anggaran menjadi alasan utama belum meratanya program seragam gratis yang digadang-gadang sebagai bagian dari “Seragam Gratispol”, program unggulan Rudy–Seno saat Pilgub 2024 lalu.
“Jadi, pakaian seragam untuk SMA, SMK, SLB itu memang sudah menjadi janji Pak Gubernur dan Wakil Gubernur. Sudah ada anggarannya. Tapi karena ini masih menggunakan anggaran 2024, kita harus menyesuaikan dulu,” kata Armin, Jumat (18/7/2025).
Target 65 Ribu Siswa, Tapi Belum Semua Dapat Seragam
Program Gratispol Seragam itu menargetkan sebanyak 65.000 siswa baru kelas X dari 472 sekolah yang terdiri dari 220 SMA, 218 SMK, dan 34 SLB baik negeri maupun swasta, yang tersebar di Kaltim.
Namun menurut Armin, tidak semua sekolah atau siswa akan menerima bantuan itu tahun ini.
“Tahun ini belum maksimal,” tegas Armin.
"Seragam gratis tetap ada, tapi pelaksanaannya belum maksimal karena APBD 2025 masih warisan Pj Gubernur tahun lalu," tambahnya.
Tag



