ARUSBAWAH.CO - Tiga hal disebut Ketua DPRD Kaltim, Hasanuddin Mas'ud sebagai faktor penting dalam peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Benua Etam.
Hal itu dia sampaikan untuk mempertajam kondisi IPM di Kaltim yang saat ini sudah membaik.
Diketahui, pada 2023, IPM Kaltim mencapai 78,20, meningkat 0,84 poin (1,09 persen) dibandingkan tahun sebelumnya (77,36).
Peningkatan IPM ini dirasa perlu, mengingat Kaltim yang sudah akan masuk pada taraf nasional dengan masuknya IKN di Benua Etam.
Hasanuddin Mas'ud sampaikan, bahwa tiga faktor itu, adalah pendidikan, kesehatan dan ekonomi.
"Tiga hal itu yang menjadi perhatian di legislatif untuk bisa dilaksanakan maksimal oleh eksekutif," ucap Hasan Mas'ud beberapa waktu lalu.
Daerah-daerah terluar, seperti Kubar dan Mahulu, menjadi prioritas untuk ketiga faktor tersebut.
"Ya, terutama untuk daerah-daerah itu," katanya.
Jika pemerataan pendidikan, kesehatan dan ekonomi bisa dilakukan di 10 kabupaten/ kota di Kaltim, maka diyakini Kaltim akan melesat dan siap untuk menyambut hadirnya IKN.
"Memang ini pekerjaan yang harus dilakukan dengan menggandeng seluruh pihak. Tak bisa hanya eksekutif dan legislatif saja," pungkasnya. (adv)




