Arus Publik

Insentif Penjaga Rumah Ibadah Kaltim 2026

Insentif dan Umrah Gratis Pemprov Kaltim, Marbot Masjid di Samarinda Akui Manfaatnya Terasa Nyata

Kamis, 16 April 2026 23:46

ILUSTRASI - Insentif bagi penjaga rumah ibadah di Kalimantan Timur mulai dirasakan manfaatnya oleh para marbot/ Unsplash

ARUSBAWAH.CO - Insentif bagi penjaga rumah ibadah di Kalimantan Timur mulai dirasakan manfaatnya oleh para marbot.

Salah satunya dirasakan Muhammad Ali Yusni, marbot di Masjid Al-Mizan, Samarinda Seberang, yang telah mengabdi selama 10 tahun.

Di usianya yang kini 49 tahun, Ali mengaku bantuan dari pemerintah provinsi benar-benar memberi dampak nyata bagi kehidupan sehari-harinya.

“Alhamdulillah, betul-betul sangat bermanfaat membantu. Kami sebagai marbot ini kan biasanya hanya mengandalkan pemberian dari jamaah atau dari masjid. Dengan adanya insentif ini, kami sangat terbantu, dan itu memang yang kami harapkan,” ujarnya.

Tahun ini, ia menyebut insentif telah cair dua kali, yakni pada awal tahun dan menjelang Lebaran.

Dana tersebut tak ia gunakan untuk kebutuhan pribadi semata, melainkan diprioritaskan untuk pendidikan anak.

"Anak saya ada dua yang mondok di pesantren, tentu perlu biaya. Jadi uangnya saya disimpan, untuk biayai pendidikan mereka,” katanya.

Apalagi, insentif juga cair menjelang Lebaran, sehingga sangat membantu memenuhi berbagai kebutuhan.

“Sangat membantu untuk membeli banyak kebutuhan jelang Lebaran,” ujarnya.

Bagi Ali, perhatian pemerintah juga diwujudkan melalui kesempatan ibadah. Ia menjadi salah satu marbot yang berkesempatan menunaikan umrah dalam program umrah gratis Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur pada 2025 lalu.

“Saya sudah jadi marbot 10 tahun, dan baru kali ini benar-benar terasa manfaat dari program seperti ini. Kami juga pernah diumrahkan. Itu sangat membahagiakan,” ungkapnya.

Ia menyebut, dalam sekali pencairan, insentif yang diterima berkisar Rp500 ribu.

“Sekali pencairan sekitar 500 ribu kalau tidak salah,” katanya.

Berdasarkan data rekapitulasi penerima insentif penjaga rumah ibadah tahun 2026, Kota Samarinda menjadi salah satu daerah dengan jumlah penerima cukup besar dari kalangan marbot.

Tercatat, sebanyak 337 penerima pada periode Januari–Februari, dengan total bantuan mencapai Rp337 juta.

Artinya, 1 orang marbot menerima insentif senilai Rp1 juta.

Jumlah tersebut ditargetkan meningkat hingga 4.044 penerima sampai Desember 2026, dengan total anggaran mencapai sekitar Rp2,02 miliar. (raf)

 

Tag

MORE